Kenapa Tidur Lama Tapi Badan Malah Terasa Lelah? Apa Kata Ahli Soal Ini?
Sumber: Ivan S from Pexels

Health / 9 January 2026

Kalangan Sendiri

Kenapa Tidur Lama Tapi Badan Malah Terasa Lelah? Apa Kata Ahli Soal Ini?

Claudia Jessica Official Writer
1797

Tidur adalah waktu istirahat yang kita lakukan untuk memulihkan tenaga. Namun, banyak orang yang sudah tidur lama, tetapi tetap bangun dengan tubuh terasa lesu, kondisi ini bisa terasa membingungkan sekaligus melelahkan. Bukannya segar, pagi justru diawali dengan rasa berat di badan, pikiran lambat merespons, dan semangat yang cepat meredup.

Kenyataannya, rasa lelah setelah bangun tidur tidak selalu berkaitan dengan kurangnya jam tidur. Ada faktor lain yang sering luput diperhatikan, yakni bagaimana tubuh memanfaatkan waktu tidur tersebut untuk memulihkan diri.

Menanggapi kondisi ini, Vishal Dasani, seorang Certified Sleep & Recovery Coach, menjelaskan bahwa tidur bukan sekadar soal berapa lama mata terpejam.

Dalam wawancaranya bersama detik.com, ia menyampaikan bahwa kebutuhan tidur setiap orang tidak sama. Walaupun secara umum orang dewasa dianjurkan tidur antara tujuh hingga sembilan jam per malam, angka tersebut bukan patokan mutlak yang berlaku untuk semua individu.

Ada orang yang sudah merasa cukup dengan waktu tidur lebih singkat, sementara yang lain membutuhkan durasi lebih panjang agar tubuh benar-benar terasa pulih.

Meski begitu, Vishal menekankan bahwa durasi tetap memiliki peran penting. Tidur yang terlalu singkat akan menyulitkan tubuh menjalankan proses pemulihan secara menyeluruh.

Ia menegaskan, kualitas tidur tidak mungkin tercapai jika waktu tidur jauh dari kebutuhan tubuh.

"Karena di luar sana tidak sedikit yang bilang bahwa tidur itu yang penting kualitasnya, kuantitasnya nggak penting. Tapi tidak ada yang namanya tidur yang berkualitas kalau kuantitasnya itu terlalu singkat," jelasnya sebagaimana dikutip dari detik.com.

Namun, lamanya tidur saja tidak menjamin tubuh akan bangun dalam kondisi segar. Vishal menjelaskan bahwa tidur yang sehat dapat dikenali dari beberapa tanda penting.

3 Tanda Tidur yang Sehat Supaya Badan Segar Saat Bangun

Pertama, tubuh memperoleh waktu istirahat yang cukup sesuai kebutuhannya. Waktu ini dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan tubuh, menyeimbangkan hormon, serta memulihkan sistem saraf.

"Jadi salah satu kriteria dari tidur yang berkualitas itu adalah durasinya cukup dulu," ungkapnya.

Kedua, tidur berlangsung relatif stabil. Terbangun di malam hari bukanlah sesuatu yang harus selalu dikhawatirkan. Menurut Vishal, hal tersebut masih termasuk bagian normal dari pola tidur manusia.

It’s okay kalau misalnya Anda pada saat tidur terbangun tengah malam,” ujarnya. Yang perlu diperhatikan adalah frekuensinya serta kemampuan untuk kembali tidur tanpa kesulitan berarti.

Jika tidur sering terputus atau disertai waktu lama untuk kembali terlelap, maka tubuh akan kesulitan mencapai fase tidur dalam yang berperan penting dalam pemulihan. Dalam kondisi seperti ini, seseorang bisa saja tidur lama, tetapi manfaat istirahatnya tidak dirasakan secara optimal.

Tanda ketiga adalah efek yang dirasakan setelah bangun tidur. Tidur yang benar-benar memulihkan akan membuat seseorang bangun dengan perasaan lebih ringan, emosi lebih terkendali, serta pikiran yang lebih jernih. Energi juga cenderung bertahan lebih lama sepanjang hari, bukan hanya sesaat setelah bangun.

Vishal mengamati bahwa banyak orang saat ini sudah memenuhi durasi tidur, tetapi tidak merasakan dampak pemulihan yang seharusnya. Akibatnya, keluhan bangun tidur dalam keadaan lelah menjadi semakin umum.

Karena itu, ia mengingatkan agar tidur tidak hanya dinilai dari jumlah jam, tetapi juga dari kualitas pemulihan yang terjadi.

Ketika tubuh diberi waktu yang cukup, tidur berlangsung relatif tenang, dan bangun pagi disertai rasa segar, maka tidur telah menjalankan fungsinya sebagai sarana pemulihan yang utuh.

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami