Hikmat yang Menuntun Hidup
Kalangan Sendiri

Hikmat yang Menuntun Hidup

Lori Official Writer
      6522

Ayat Alkitab: Amsal 4: 5-6“Perolehlah hikmat, perolehlah pengertian, jangan lupa, dan jangan menyimpang dari perkataan mulutku. Janganlah meninggalkan hikmat itu, maka engkau akan dipeliharanya, kasihilah dia, maka engkau akan dijaganya.”

 

Tahukah bahwa memiliki hikmat adalah anugerah dari Tuhan. Saat kita merasa kekurangan hikmat, Firman Tuhan menyampaikan untuk kita bisa memintanya dari Tuhan (Yakobus 1: 5)

Hikmat sendiri adalah sebuah kemampuan untuk memahami dan menerapkan pengetahuan, pengertian dan wawasan yang kita miliki untuk membuat keputusan maupun meresponi suatu keadaan dengan bijaksana. Karena itu, Raja Salomo, sosok yang paling berhikmat, menasihatkan untuk “memproleh hikmat dan tidak meningalkannya (Amsal 4: 5-6)” 

Tanpa hikmat, kita bisa menggunakan pengetahuan dan wawasan kita dengan salah. Apalagi di zaman ini, dimana ada banyak pengetahuan yang dengan mudah kita dapatkan. Hanya dalam hitungan menit saja, kita bisa mendapatkan banyak pengajaran yang kita butuhkan dalam hidup karena semuanya tersedia dengan mudah. Jadi memiliki pengetahuan saja tidak cukup! Ketika kita tidak menerapkannya dengan bijak dalam hidup kita, maka itupun tidak berguna atau malah menjadikan hidup kita batu sandungan bagi orang lain.

Mungkin Anda bertanya, bagaimana cara memperoleh hikmat? Dunia juga menawarkan hikmat, tetapi Firman Tuhan menegaskan bahwa "hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah" (1 Korintus 3:19). Hikmat sejati hanya dapat kita peroleh dengan mempercayai Tuhan dan mendekat kepada-Nya melalui Firman-Nya. Semakin kita mendalami Firman Tuhan, semakin kita dipenuhi hikmat ilahi.

Dengan hikmat Tuhan, kita dapat menjalani hidup dengan ketepatan. Roh Kudus sendiri akan mengarahkan kita menjadi pengawai yang bijaksana saat bekerja di kantor, mengambil keputusan yang benar, dan meresponi orang lain dengan tepat. Hikmat Tuhan tidak terbatas; bahkan sekalipun yang Anda kerjakan atau lakukan saat ini terlihat begitu kecil, Anda tetap memerlukan hikmat Tuhan untuk mengerjakannya. Sehingga hasil yang kita capai akan jauh berbeda dibandingkan hasil yang diperoleh dari hikmat dunia.

 

Momen Refleksi:

Apakah Anda ingin menjadi pribadi yang berhikmat seperti Raja Salomo? Mari luangkan waktu setiap hari untuk mendekat kepada Tuhan dengan membaca dan merenungkan Firman-Nya. Dengan hikmat Tuhan, Tuhan bisa memakai Anda menjadi berkat bagi banyak orang.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?