Kuasa Iman Seorang Perwira
Kalangan Sendiri

Kuasa Iman Seorang Perwira

Lori Official Writer
      919

Ayat Renungan: 

Matius 8: 6, “Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.”

Lukas 7: 9, "Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!"

 

Saudara, seorang perwira atau komandan tinggi pastinya akan membuat batasan yang sangat jelas dengan bawahannya. Belum tentu dia punya waktu memperhatikan kebutuhan bawahannya secara detail saking padatnya jadwal kerja dan urusan negara. Dan realitanya, kita juga bisa menemukan banyak orang yang punya jabatan tinggi justru berlaku semena-mena terhadap bawahannya.

Tapi tahukah saudara, di Alkitab tercatat kisah seorang perwira yang sangat terkenal (Matius 8 dan Lukas 7). Perwira Romawi ini sangat berbeda karena dia digambarkan sebagai pemimpin yang begitu peduli dengan seorang hambanya yang sedang sakit. Ia tidak sanggup melihat hambanya terbaring kesakitan karena kelumpuhan yang ia derita. 

Sampai tiba kesempatan ketika Yesus sedang lewat di kota Kapernaum. Perwira inipun mendatangi Yesus untuk meminta kesembuhan atas hambanya itu. Karena dia mengimani kuasa yang dilakukan Tuhan Yesus. Katanya, “Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.” (Matius 8: 6). Bahkan di masa ini, apa yang dilakukan perwira tersebut pastinya tidak biasa, apalagi di masa itu dimana jabatan seseorang menentukan reputasi dan penghormatan orang lain. Namun perwira ini memohon pertolongan kepada Tuhan untuk hambanya. 

Selain punya kerendahan hati, Tuhan Yesus terlebih takjub dengan imannya. Karena dia mengaku betul kuasa Tuhan mampu menyembuhkan hambanya. Sehingga dengan takjub Tuhan Yesus berkata, "Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!" (Lukas 7: 9) Dan karena besarnya iman seorang perwira ini, hambanya yang sedang sekarat mengalami mukjizat kesembuhan.

Saat kita sedang diperhadapkan dengan situasi yang sama seperti perwira ini. Seperti salah satu dari anggota keluarga terdekat kita sedang sakit atau bermasalah, sedang dalam krisis, apakah kita mau mengambil tindakan yang sama seperti perwira ini? Mukjizat dan pertolongan Tuhan hanya akan kita alami ketika kita mau mengakui kuasa-Nya lebih dulu dan percaya sepenuhnya bahwa sebagai junjungan tertinggi kita dalam hidup, Dia sanggup melakukan apapun. 

Hari ini, mari berpraktek dan menjadi pribadi yang memiliki kepekaan terhadap kebutuhan orang lain di sekitar kita. Sehingga melalui iman kita, banyak orang menjadi percaya dengan kuasa Kristus.

 

Action: Minta beberapa nama orang yang hari-hari ini mungkin sedang membutuhkan mukjizat dan pertolongan Tuhan. Lalu doakan mereka dengan penuh iman bahwa apapun yang sedang mereka hadapi semuanya sudah Tuhan selesaikan.

Ayat Hafalan: Yesaya 41: 10, “…janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.”

Ikuti Kami