Uskup Afrika Tolak Persetujuan Paus Fransiskus Tentang Pemberkatan Sesama Jenis
Sumber: christianheadlines.com

News / 15 January 2024

Kalangan Sendiri

Uskup Afrika Tolak Persetujuan Paus Fransiskus Tentang Pemberkatan Sesama Jenis

Claudia Jessica Official Writer
709

Para uskup di Afrika dengan tegas menolak pedoman baru Paus Fransiskus tentang pemberkatan hubungan sesama jenis. Mereka menyatakan dalam surat resmi bahwa mereka tetap bersatu dengan Paus Fransiskus, sambil meyakini bahwa hubungan LGBT bertentangan dengan ajaran gereja dan Kitab Suci.

Tanda tangan pada surat setebal lima halaman ini dilakukan oleh Kardinal Fridolin Ambongo, presiden Simposium Konferensi Episkopal Afrika dan Madagaskar (SECAM).

Dalam surat tersebut, para Uskup Afrika menegaskan bahwa memberkati persatuan homoseksual atau pasangan sesama jenis dianggap tidak layak dalam konteks budaya Afrika. Mereka berpendapat bahwa tindakan ini akan menimbulkan kebingungan dan bertentangan dengan etos budaya komunitas Afrika.

 

BACA JUGA: Tokoh Gereja Baptis di Papua Ajak Umat Saling Mengasihi Tanpa Membeda-bedakan

 

“Kami, para Uskup Afrika, tidak menganggap pantas bagi Afrika untuk memberkati persatuan homoseksual atau pasangan sesama jenis karena, dalam konteks kami, hal ini akan menimbulkan kebingungan dan bertentangan langsung dengan etos budaya komunitas Afrika,” tulisnya dalam surat penolakan tersebut.

Meskipun Paus Fransiskus pada Desember lalu memperbolehkan pemberkatan bagi pasangan sesama jenis dengan menegaskan kembali definisi pernikahan sebagai penyatuan satu pria dan satu wanita, surat Kardinal Ambongo menyatakan bahwa panduan tersebut terlalu halus untuk dipahami orang awam dan telah menimbulkan kebingungan serta keresahan di kalangan umat.

“Konferensi Waligereja Afrika menekankan bahwa orang-orang dengan kecenderungan homoseksual harus diperlakukan dengan hormat dan bermartabat sambil mengingatkan mereka bahwa persatuan sesama jenis bertentangan dengan kehendak Tuhan dan oleh karena itu tidak dapat menerima berkat dari Gereja,” tulis surat tersebut.

 

BACA JUGA: Mengapa Lagu Rohani Berbeda dari Lagu Dunia? Penjelasan Jonathan Prawira

 

Surat ini mencerminkan sikap keras pertama dari Gereja di seluruh Afrika yang menolak panduan pemberkatan sesama jenis yang diusulkan oleh Paus Fransiskus.

Surat penolakan ini juga menekankan bahwa orang-orang dengan kecenderungan homoseksual harus diperlakukan dengan hormat dan bermartabat, tetapi mengingatkan bahwa persatuan sesama jenis bertentangan dengan kehendak Tuhan dan tidak dapat menerima berkat dari Gereja.

Lewat surat kardinal ini, mereka ingin menekankan bahwa Yesus ingin manusia menjauhi dosa-dosa mereka.

“Setelah menunjukkan kelembutan seperti itu kepada wanita yang kedapatan berzinah, Yesus berkata kepadanya: ‘Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang’ (Yoh 8:11). Sebagai garam dunia dan terang dunia (Mat 5:13-14), misi gereja adalah melawan arus dunia (Rm 12:2) dan untuk menawarkan yang terbaik, meskipun itu membutuhkan pengorbanan.”

 

BACA JUGA: Junjung Toleransi, Pdt. Gomar Gultom Desak Negara Harus Tegakkan Konstitusi

 

Sumber : christianheadlines.com
Halaman :
1

Ikuti Kami