Teknologi AI Meningkat, Relevansi Persekutuan Gereja Justru Semakin Penting!
Sumber: jawaban.com

News / 13 November 2023

Kalangan Sendiri

Teknologi AI Meningkat, Relevansi Persekutuan Gereja Justru Semakin Penting!

Claudia Jessica Official Writer
870

Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) memunculkan pemikiran apakah peran gereja dan perhimpunan keagamaan masih relevan. Namun, Hokky Situngkir, seorang Praktisi Teknologi Digital dan AI, berpendapat bahwa sebaliknya, perhimpunan gereja menjadi semakin penting.

Pada Konferensi Gereja dan Masyarakat (KGM) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) 2023 di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Hokky mengungkapkan, “Justru makin berkembangnya teknologi, maka makin relevan nilai-nilai yang sebenarnya luhur itu, yaitu perkumpulan, perhimpunan. Ini tidak hanya di Kristen. Tapi sebenarnya semua perkumpulan di semua agama.”

 

BACA JUGA: Ramai Bahas Artificial Intelligence, Inikah Waktunya Orang Kristen Harus Melek Teknologi?

 

Ia menjelaskan bahwa gereja menjadi tempat penting untuk berkumpul, terutama dalam konteks membangun spiritualitas, pengetahuan teologi, dan etika. Dalam era dimana teknologi, terutama AI, dapat dengan mudah memanipulasi informasi, tempat seperti gereja menjadi semakin relevan karena mendorong verifikasi informasi dan interaksi manusiawi.

Hokky mengingatkan bahwa meskipun teknologi terus maju, kehadiran fisik dan interaksi manusia tetap sangat berharga.

“Ini justru karena orang kan berkumpul, apalagi sekarang. Jadi orang minimal berkumpul dalam rangka membina spiritualitas, pengetahuan kognitif terkait teologi dan segala macam etika. Kita enggak dapat ini di tempat-tempat lain,” katanya.

“AI itu begitu gampang menipu kita, dan kita hanya perlu untuk memverifikasi sesuatu informasi yang kita terima, misalnya ke teman atau kerabat yang kita kenal. Termasuk misalnya ke sesama jemaat, di tempat tinggal. Jadi justru relevansi persekutuan koinonia, akan makin menemukan relevansi yang paling kuat ke depan ini dengan AI,” lanjutnya.

 

BACA JUGA: AI Semakin Merajalela, Inilah Tantangan yang Dihadapi Gereja dan yang Harus Dilakukan

 

Pdt. Prof. Binsar Pakpahan dari STFT Jakarta, yang juga hadir dalam konferensi tersebut, menyoroti perlunya literasi media di tengah pertumbuhan kecerdasan buatan. Ia menekankan bahwa kita sebagai manusia harus tetap berada di kontrol, dan literasi media menjadi kunci dalam memahami dan menavigasi dampak teknologi ini.

“Karenanya literasi media harus kita tingkatkan. Terutama buat teman-teman yang berada di daerah, yang akan banyak terdampak oleh pertumbuhannya,” ucapnya.

Meskipun teknologi dapat membantu, Binsar mengingatkan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan manusia. “Pada akhirnya kita semua yang akan menentukan, dan kita manusia tidak boleh melakukan hal sebaliknya. Jangan biarkan AI mengambil keputusan untuk kita. Kitalah yang harus memasukkan perintah, dan kitalah yang harus mengendalikan apa data yang kita cari, serta apa yang ingin kita lakukan kedepan.”

 

BACA JUGA: 3 Tsunami yang Akan Melanda Dunia, Gereja-gereja Perlu Waspada!

 

Dalam menghadapi era AI yang terus berkembang, Binsar mengajak gereja untuk tetap berhati-hati, sensitif terhadap perkembangan teknologi, membuka hati kita dan peduli terhadap sesama. “Dan yang paling susah, masyarakat yang paling rendah ekonominya justru akan semakin kesulitan pada kondisi tersebut. Itu lah tugas kita sebagai gereja,” ucapnya.

Menurut Binsar, inilah perbedaan besar antara manusia dengan AI, “Tetapi yang membedakan manusia dengan AI, yaitu manusia punya hati. Dengan hati seseorang bisa melakukan lompatan. Lompatan yang digunakan Fear and Trembling, sehingga berteologi dari hati ada tiga, yaitu harapan, pengampunan, dan cinta,” tandasnya.

 

BACA JUGA: Papa dan Mama, Sudahkah Kamu Melindungi Anakmu Dari Bahaya AI?

 

Anda merasa diberkati dengan artikel ini? Yuk bagikan artikel ini sebagai langkah kecil untuk menjadi berkat bagi orang-orang di sekeliling Anda.

Anda juga bisa mendukung jawaban.com untuk membuat artikel-artikel lainnya dengan berdonasi. Berapapun yang Anda berikan telah membantu kami menjangkau  banyak orang dimanapun mereka berada. Klik tombol donasi sekarang.

DONASI

Sumber : pgi.or.id
Halaman :
1

Ikuti Kami