Mengenal PTSD, Gangguan Mental Pasca Peristiwa Traumatis dan Lama Penyembuhannya
Sumber: https://www.thenationalnews.com/

Health / 7 November 2023

Kalangan Sendiri

Mengenal PTSD, Gangguan Mental Pasca Peristiwa Traumatis dan Lama Penyembuhannya

Lori Official Writer
717

Gangguan stress pasca-trauma atau Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) adalah suatu kondisi kesehatan mental yang ditandai dengan berkembangnya serangkaian gejala stress tertentu setelah peristiwa traumatis, atau beberapa peristiwa traumatis yang membahayakan nyawa atau keselamatan orang tersebut, atau orang lain di sekitarnya.

Mengutip dari laman Cleveland Clinic, contoh peristiwa traumatis yang bisa dialami seseorang diantaranya:

  • Kecelakaan serius seperti kecelakaan mobil 
  • Cedera parah atau penyakit mendadak
  • Perang di suatu daerah atau negara dan juga pertempuran pasukan pertahanan suatu negara 
  • Bencana alam seperti angin putting beliung, gempa bumi, kebakaran atau banjir.
  • Pelecehan fisik
  • Pelecehan verbal
  • Pelecehan seksual 
  • Penindasan 
  • Kematian mendadak orang yang dicintai 

 

Baca Juga: Bangkit dan Pulih dari Trauma Masa Lalu

 

Gejala dan Tanda PTSD

Mereka yang mengalami PTSD biasanya akan disertai dengan gejala dan tanda-tanda berikut:

1. Kecemasan, suasana hati tertekan atau perasaan bersalah atau malu

2. Mengalami kilas balik atau mimpi buruk

3. Menghindari situasi, tempat dan aktivitas yang berhubungan dengan peristiwa traumatis 

 

Jenis PTSD

Terdapat dua jenis PTSD yang umumnya dialami seseorang, diantaranya:

1. Gangguan Stres Akut: Ini adalah kondisi kesehatan mental jangka pendek yang bisa terjadi dalam satu bulan pertama setelah mengalami peristiwa traumatis. Gejala yang berlangsung lebih dari empat minggu bisa disebut dengan PTSD.

2. PTSD Kompleks (CPTSD): Ini adalah kondisi kesehatan mental yang dapat berkembang jika disertai dengan trauma kronis (jangka panjang). Contoh trauma kronis termasuk pelecehan fisik atau seksual terhadap anak dalam jangka panjang, kekerasan dalam rumah tangga jangka panjang dan perang. Orang dengan CPTSD biasanya memiliki gejala PTSD selain masalah ekstensif dengan regulasi emosi, perasaan terhadap diri sendiri dan hubungan.

 

Berapa Lama Seseorang Mengalami Gangguang PTSD?

PTSD bisa terjadi dalam jangka waktu yang bervariasi antara satu dengan yang lain. Beberapa orang mungkin mengalami pemulihan PTSD dalam waktu enam bulan, sementara yang lain mengalami gejala PTSD yang bertahan lebih lama. 

Berikut beberapa cara pengobatan terhadap PTSD.

Psikoterapi atau terapi bicara bisa jadi salah satu pilihan dalam pengobatan PSTD. Terapi ini dilakukan oleh ahli kesehatan mental yang terlatih dan berlisensi seperti psikolog atau psikiater. Mereka bisa memberikan dukungan, pendidikan dan bimbingan kepada pasien atau orang terdekat pasien untuk meningkatkan kesejahteraan pasien.

 

Baca Juga: 4 Tips Berdamai Dengan Trauma Pasca Tragedi Mengerikan

 

Terdapat 3 bentuk terapi PTSD:

1. Terapi pemrosesan kognitif: Terapi ini dirancang khusus untuk mengobati PTSD. Fokusnya kepada mengubah emosi negatif yang menyakitkan dan keyakinan akibat trauma.

2. Terapi desensitisasi dan pemrosesan ulang gerakan mata (EMDR): Metode ini melibatkan menggerakkan mata dengan cara tertentu saat memproses kenangan traumatis. Tujuan dari EMDR adalah membantu pasien pulih dari trauma atau pengalaman hidup menyedihkan lainnya. Dibandingkan dengan metode terapi lain, EMDR tergolong baru. Namun puluhan uji klinis menunjukkan teknik ini efektif dan dapat membantu seseorang lebih cepat sembuh dibandingkan metode lainnya.

3. Terapi Kelompok: Jenis terapi ini mendorong pasien untuk berbagi pengalaman dan perasaan mereka tentang peristiwa traumatis yang dilalui. Terapi keluarga juga bisa membantu karena tantangan PTSD bisa mempengaruhi semua keluarga.

4. Terapi Pemaparan Berkepanjangan: Terapi ini menggunakan gambaran trauma yang berulang dan mendetail atau pemaparan progresif terhadap pemicu gejala dengan cara yang aman dan terkendali. Terapi ini membantu pasien menghadapi dan mengendalikan rasa takut serta belajar mengatasinya.

5. Terapi Perilaku Kognitif yang Fokus Pada Trauma: Terapi ini melibatkan pembelajaran tentang bagaimana tubuh meresponi trauma dan stres. Pasien juga akan dibimbing untuk mengidentifikasi dan menyusun ulang pola pikir bermasalah dan mempelajari keterampilan manajemen gejala.

Meskipun secara medis belum ditemukan obat khusus untuk PTSD, namun pihak medis menganjurkan beberapa resep obat untuk dikonsumsi pasien diantaranya obat anti-depresan dan anti cemas.

Saat gejala-gejala traumatis kembali muncul, sangat dianjurkan untuk penderita segera mendapatkan bantuan layanan formal maupun non-formal. Atau bagi Anda yang saat ini merasa tidak punya dukungan ketika sedang dalam trauma, kami menyediakan layanan konseling yang hadir sepanjang hari (24 jam) untuk Anda. Silahkan hubungi kami melalui kontak Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link doa ini https://bit.ly/DoaDanKonselingCBN.

 

Halaman :
1

Ikuti Kami