Teruntuk Kakak GSM, Berikut Do dan Don't Ajarkan Anak Tentang Dosa
Sumber: Jawaban.com

Relationship / 11 October 2023

Kalangan Sendiri

Teruntuk Kakak GSM, Berikut Do dan Don't Ajarkan Anak Tentang Dosa

Lori Official Writer
1829

Sebagai guru sekolah minggu (GSM), mungkin kakak-kakak merasa bingung tentang bagaimana cara yang tepat untuk mengajarkan anak-anak tentang dosa. Namun, kita perlu menyadari bahwa pengajaran tentang dosa adalah langkah penting dalam membimbing mereka berubah menjadi serupa dengan Kristus. Tujuan kita adalah membantu anak-anak hidup di dalam kebenaran firman Tuhan, dan itu dimulai dengan pemahaman tentang dosa.

Pertama-tama, ingatkan anak-anak kita bahwa Tuhan Yesus telah membayar harga dosa kita semua. Ini adalah dasar dari pengajaran tentang dosa. Anak-anak perlu tahu bahwa dosa bukanlah sesuatu yang tidak bisa diatasi, karena Tuhan telah menyediakan jalan untuk pengampunan.

Langkah selanjutnya adalah mengaitkan konsep ini dengan ayat-ayat Alkitab, seperti dalam kitab Roma 3, khususnya ayat 23-24, "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus." Ajarkan kepada anak-anak bahwa sejak zaman Adam dan Hawa, manusia telah berdosa, dan tidak ada seorang pun yang dapat mengklaim bahwa dirinya tanpa dosa. Hal ini penting untuk membuat mereka menyadari kerentanan manusia terhadap dosa, seperti berbohong, iri hati, perbuatan jahat, membully, mencuri, dan lainnya.

 

Baca Juga: 4 Kumpulan Cerita Alkitab untuk Materi Sekolah Minggu di Gereja Anda

 

Supaya lebih mempermudah kakak-kakak, berikut adalah "do" dan "don't" yang bisa diterapkan saat mengajarkan tentang dosa ke anak-anak di sekolah minggu.

Do

1. Gunakan firman Tuhan, seperti yang terdapat dalam Roma 3, untuk menjelaskan kepada anak-anak tentang kerentanan manusia terhadap dosa.

2. Berikan contoh nyata dari Alkitab tentang akibat dosa, seperti ketidaktaatan Adam dan Hawa yang berakhir dengan dosa, iri hati Kain yang mengakibatkan pembunuhan Habel, atau kecemburuan Saul terhadap Daud. Alkitab penuh dengan cerita yang menggambarkan konsekuensi dosa.

3. Dorong anak-anak untuk mengakui kesalahan mereka dengan jujur dan terbuka.

4. Ajak mereka untuk mengakui dosa-dosa mereka di hadapan Tuhan dan bertobat.

 

Don't

1. Jangan membuat anak-anak merasa bersalah atau takut kepada Tuhan karena dosa-dosa mereka. Pengajaran tentang dosa harus disampaikan dengan penuh kasih dan pemahaman.

2. Jangan menggunakan pelajaran tentang dosa sebagai alat untuk menghukum anak-anak.

3. Hindari membandingkan kesalahan anak dengan anak lain yang dianggap lebih baik. Setiap anak unik, dan pengajaran tentang dosa harus berfokus pada pertobatan dan pertumbuhan rohani mereka.

 

Baca Juga: 4 Solusi Jitu untuk Kakak GSM Hadapi Anak yang Sulit Diatur di Kelas Sekolah Minggu 

 

Mengajarkan anak-anak tentang dosa adalah langkah penting dalam perkembangan spiritual mereka. Namun, ingatlah bahwa perubahan tidak terjadi dalam semalam. Diperlukan pengingatan berulang kali dan pengasuhan yang penuh kasih untuk membantu mereka tumbuh dalam iman dan karakter yang lebih baik. Jadi, jadikan pengajaran tentang dosa sebagai landasan yang penuh kasih untuk membimbing anak-anak menuju perjalanan rohani yang lebih mendalam.

Kakak-kakak diberkati dengan artikel ini? Temukan artikel lain seputar Sekolah Minggu melalui website kami di www.superbookindonesia.com

Halaman :
1

Ikuti Kami