Pasar Tradisional seperti Tanah Abang Sepi, Gimana Cara Mengatasi Bisnis yang Lesu?
Sumber: beritasatu.com

Finance / 5 October 2023

Kalangan Sendiri

Pasar Tradisional seperti Tanah Abang Sepi, Gimana Cara Mengatasi Bisnis yang Lesu?

Claudia Jessica Official Writer
1394

Pasar tradisional, seperti Pasar Tanah Abang yang terkenal sebagai pusat grosir yang menyediakan berbagai macam barang untuk didistribusikan ke berbagai daerah, saat ini menghadapi situasi yang kurang menggembirakan.

Pasar yang sempat dijuluki sebagai pusat perbelanjaan terbesar di Asia Tenggara, sekarang sepi dari pengunjung. Bahkan satu demi satu toko dikabarkan mulai tutup. Aktivitas pembeli yang dulunya ramai kini semakin sepi, tidak lagi seperti masa lalu yang penuh dengan kerumunan pengunjung.

Keberadaan toko online disebut menjadi penyebab menurunnya pengunjung ke pasar tradisioanl. Selain itu, persaingan yang tidak sehat disebabkan oleh harga murah produk online disebut ikut berperan dalam menurunkan daya tarik pasar tradisional.

 

BACA JUGA: Ga Mau Bisnis Bangkrut Kan? Lihat 10 Alasan Kenapa Bisnis Anda Harus Relevan

 

Namun, banyak faktor lain yang mempengaruhi sepinya pengunjung di pasar-pasar ini.

Bhima Yudhistira, Direktur Center of Law and Economic Studies (CELIOS) mengungkpkan sebelum adanya toko online, konsumsi produk non-pangan sedang mengalami penurunan, terutama produk pakaian jadi yang banyak dijual di pasar-pasar.

Kenaikan harga beras dan BBM nonsubsidi juga telah mempengaruhi kondisi keuangan masyarakat, sehingga mereka menahan pembelian, mengakibatkan pasar menjadi sepi. Selain itu, melemahnya daya beli masyarakat juga menjadi faktor penting dalam fenomena pasar sepi ini. Meskipun toko online berperan, faktor-faktor lain juga turut berkontribusi pada kondisi ini.

Kehadiran toko online telah membuat model bisnis berubah. Untuk mempertahankan bisnis, penjual harus mampu mengikuti model bisnis yang cocok dengan perkembangan saat ini. Coba terapkan 7 cara berikut ini:

1. Buat Profil Pelanggan yang Ideal

Untuk memahami pelanggan Anda dengan baik, buatlah profil pelanggan yang ideal. Identifikasi karakteristik, preferensi, dan kebutuhan pelanggan potensial Anda. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang pelanggan Anda, Anda dapat menyesuaikan produk dan layanan Anda dengan lebih baik.

 

BACA JUGA: 10 Jenis Bisnis Konsultan yang Paling Dibutuhkan di Masa Ini

 

2. Ciptakan Brand yang Kuat

Branding adalah kunci untuk membedakan bisnis Anda dari pesaing. Pastikan merek Anda mencerminkan nilai-nilai dan visi Anda. Logo, warna, dan pesan merek harus konsisten dalam semua komunikasi dan promosi Anda.

3. Tingkatkan Kualitas Produk

Jangan kompromi pada kualitas produk atau layanan Anda. Pastikan produk Anda berkualitas tinggi dan sesuai dengan harapan pelanggan. Produk yang baik menciptakan kepercayaan pelanggan dan membangun reputasi positif.

4. Sesuaikan Harga Jual

Periksa ulang harga produk Anda. Pastikan harga yang Anda tetapkan bersaing dengan bisnis sejenis di pasar lokal Anda. Kadang-kadang, penyesuaian harga yang sesuai dapat membantu menarik pelanggan baru.

5. Promosikan Produk Sesuai Target Pasarnya

Buat strategi pemasaran yang sesuai dengan target pasar Anda. Jika pelanggan Anda adalah generasi yang lebih tua, maka iklan di media tradisional seperti surat kabar lokal mungkin lebih efektif. Jika Anda menargetkan generasi yang lebih muda, pertimbangkan penggunaan media sosial dan iklan online.

 

BACA JUGA: Ayo Berbisnis! Inilah 5 Ayat Alkitab Bagi Kamu yang Mau Terjun ke Dunia Usaha

 

6. Buat Penawaran yang Menarik

Buat penawaran atau promo yang menarik bagi pelanggan Anda. Diskon, hadiah, atau paket bundel adalah cara yang baik untuk meningkatkan minat pelanggan dan mendorong pembelian.

7. Manfaatkan Teknologi

Terapkan teknologi dalam bisnis Anda. Buat kehadiran online melalui situs web atau media sosial. Ini memungkinkan pelanggan untuk menemukan Anda secara online dan memperluas jangkauan bisnis Anda. Selain itu, pertimbangkan penggunaan perangkat lunak manajemen bisnis untuk memantau stok, pelanggan, dan transaksi dengan lebih efisien.

Menyelamatkan bisnis dari ambang kebangkrutan membutuhkan usaha dan perubahan sesuai dengan tren yang terjadi di masa sekarang. Dengan memahami pelanggan Anda, meningkatkan kualitas produk, dan menggunakan strategi pemasaran yang cerdas, Anda dapat membawa bisnis Anda kembali ke jalur kesuksesan.

 

BACA JUGA: 5 Tips Membangun Bisnis dari Nol Ala James Gwee

 

Selain itu, tetaplah terbuka terhadap perubahan dan inovasi dalam bisnis Anda untuk tetap bersaing dalam lingkungan yang terus berubah.

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami