Sehari di Surga Justru 1000 Tahun di Bumi, Kenapa Matematika Tuhan Berbeda Dengan Manusia?

Kata Alkitab / 20 August 2023

Sehari di Surga Justru 1000 Tahun di Bumi, Kenapa Matematika Tuhan Berbeda Dengan Manusia?
Sumber: christianity
Lori Official Writer
19636

Manusia sudah terbiasa bergantung kepada perhitungan matematika yang harafiah. Manusia suka membuat perhitungan berdasarkan pengetahuannya sendiri dan memperkirakan kemungkinan hasil yang akan terjadi berdasarkan perhitungan tersebut.

Misalkan saja tentang waktu, manusia begitu bergantung dengan jumlah menit, jam dan hari yang ada. Bahkan manusia menciptakan jam sebagai pemandu yang mengingatkan akan perhitungan waktu yang dihabiskan melakukan aktivitas demi aktivitas setiap hari.

Selain waktu, manusia juga mendapatkan pentunjuk dari perputaran bumi seperti fase dari pagi menjadi siang dan siang ke malam. 

Namun benarkah perhitungan yang kita buat di bumi sesuai dengan perhitungan yang Tuhan terapkan di surga?

Anda mungkin akan terkejut, tetapi faktanya di 2 Petrus 3: 8 disampaikan bahwa matematika Tuhan berbeda dengan matematika manusia.

“Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.”

 

Baca Juga: Gak Sama Dengan Perhitungan Dunia, Tuhan Punya Sistem Akuntansi-Nya Sendiri

 

Kitab Kejadian menyampaikan bahwa setiap peristiwa penciptaan, petang dan pagi merupakan satu hari penuh. Tuhan tidak mengubah definisi petang dan pagi setelah Dia menciptakan tata surya. Kejadian 1: 5 menyatakan bahwa Tuhan mengucapkan terang itu siang dan gelap itu malam. 

Filosofi matematika Kristen dimulai dengan Tuhan, yang menghitung hari-hari penciptaan seperti yang tercatat dalam Kejadian 1.

Mari menggali lebih dalam melalui 2 Petrus 3, tentang penantian orang percaya terhadap kedatangan Yesus. Petrus menyebut bahwa ketika penganiayaan semakin hebat, justru kedatangan Yesus terasa menjadi lebih lama.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?