Petrus dan Keteguhan Imannya Kepada Tuhan
Kalangan Sendiri

Petrus dan Keteguhan Imannya Kepada Tuhan

Lori Official Writer
      2497

Fearless Faith Seri 5: Contoh orang-orang yang memiliki iman tanpa rasa takut.

 

 

Ayat Renungan:

Kisah Para Rasul 4: 19-20, "Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: "Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah. Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar."

2 Timotius 1: 7, "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban."

 

Petrus adalah salah satu murid Yesus yang paling berani dan penuh semangat, meskipun pada awalnya ia sempat meragukan Yesus ketika Ia ditangkap dan disalibkan. Namun, setelah kebangkitan Yesus, Petrus menjadi semakin teguh dan tidak takut lagi untuk memperjuangkan imannya. 

Salah satu contoh keteguhan iman Petrus terjadi ketika ia dan Yohanes dipanggil oleh Mahkamah Agama dan dilarang untuk memberitakan kabar baik tentang Yesus. Meskipun diancam dan diintimidasi, Petrus tetap bersikeras bahwa ia tidak akan menaati perintah manusia, melainkan hanya Tuhan yang berhak mengatur hidupnya. Seperti tertulis dalam Kisah Para Rasul 4:19-20, "Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: "Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah. Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar."" 

Selain itu, keteguhan iman Petrus ditunjukkan saat dia dipenjara karena berani berkhotbah tentang Yesus. Walaupun dia ditempatkan dipenjara dengan pengamanan ketat, Petrus tetap tidak takut dan mempercayai bahwa Tuhan akan menyelamatkannya. Dan benar saja, di malam sebelum ia diadili, malaikat Tuhan datang dan membukakan pintu penjara, membebaskan Petrus dengan kondisi sempurna (Kisah Para Rasul 12:6-11). 

Di dalam hidup ini, kita diperhadapkan dengan berbagai ujian dan tantangan. Namun, seperti yang ditunjukkan oleh kesetiaan Petrus, kita tidak perlu takut ketika kita mempercayai Tuhan dan memilih untuk hidup dalam ketaatan kepada-Nya. "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. (2 Timotius 1:7) Mari hidup dalam keberanian dan keteguhan iman, karena Tuhan selalu bersama kita dan siap memberikan pertolongan dalam setiap kesulitan yang kita hadapi. 

 

Action: Mari ikuti teladan Petrus dan bagikan kasih Tuhan kepada semua orang tanpa rasa takut ditolak. Minta selalu Roh Kudus untuk memimpinmu sebelum membagikan kabar baik kepada orang lain. 

Ayat Hafalan: Ulangan 31:6-8, “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.” 

Ikuti Kami