Petinggi Teknologi Tegaskan Bahayanya Artificial Intelligence?
Sumber: canva.com

News / 12 May 2023

Kalangan Sendiri

Petinggi Teknologi Tegaskan Bahayanya Artificial Intelligence?

Wisnu Prianggani Contributor
1354

Ketika kita berbicara tentang bahaya AI (Artificial intelligence), penting untuk diingat bahwa teknologi ini tidak memiliki kemampuan untuk melakukan tindakan apa pun tanpa pengarahan manusia. Namun demikian, AI dapat mengambil keputusan yang memengaruhi banyak aspek kehidupan manusia, khususnya bidang pekerjaan manusia. Oleh karena itu, para petinggi teknologi dunia dan ahli AI harus memastikan bahwa teknologi tersebut harus digunakan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi.

Walaupun AI telah memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia, seperti meningkatkan efisiensi dan kinerja dalam banyak industri, namun tidak dapat dipungkiri bahwa AI juga membawa bahaya dan risiko. Oleh karena itu, bahaya AI telah menjadi perhatian banyak petinggi teknologi seperti Steve Wozniak, Geoffrey Hinton, dan Tim Cook.

 

Baca Juga: AI Semakin Merajalela, Inilah Tantangan yang Dihadapi Gereja dan yang Harus Dilakukan

 

Steve Wozniak, salah satu pendiri Apple, telah memperingatkan bahwa AI dapat digunakan oleh pelaku kejahatan untuk membuat penipuan dan informasi yang salah menjadi lebih sulit untuk dideteksi. Wozniak juga menekankan bahwa penting untuk memberi label yang jelas pada konten AI dan meminta regulasi untuk sektor tersebut. Pada bulan Maret lalu, Wozniak termasuk di antara lebih dari 1.800 orang yang menandatangani surat untuk meminta jeda enam bulan dalam pengembangan sistem AI yang kuat, dengan argumen bahwa mereka menimbulkan risiko yang besar bagi kemanusiaan.

Geoffrey Hinton, yang memiliki penelitian dalam bidang yang membantu meletakkan dasar untuk revolusi kecerdasan buatan, juga menyatakan kekhawatirannya tentang risiko nyata yang dapat diakibatkan oleh kecepatan perbaikan AI. Geoffrey memperingatkan akan kemungkinan orang-orang di dunia ini pada akhirnya akan dikendalikan atau bahkan lebih buruknya akan dihapus oleh AI.

CEO Apple, Tim Cook, menunjukkan sikap hati-hati ketika ia mengatakan kepada investor pada awal bulan Mei 2023 bahwa penting untuk berpikir dan bertindak dengan penuh pertimbangan dalam menghadapi AI. Tim Cook juga menegaskan bahwa perusahaannya akan terus mengintegrasikan AI ke dalam produk mereka dengan cara yang akan dipikirkan dengan sangat matang.

 

Baca Juga: Pengaruh Artificial Intelligence Terhadap Generasi dan Kehidupan

 

Salah satu bahaya utama AI adalah bahwa kecerdasannya dapat digunakan untuk menghasilkan konten palsu dan menyebarluaskan informasi yang salah, yang dapat menyebabkan kerusakan dan bahkan mengancam kehidupan manusia. Kita sudah menyadari bahwa AI pada saat ini dapat digunakan untuk menciptakan sebuah teks yang sangat meyakinkan, yang sudah cukup sulit dibedakan dari tulisan manusia asli.

Meskipun Wozniak tidak percaya bahwa AI akan menggantikan manusia karena tidak memiliki emosi, yang hanya dimiliki oleh makhluk hidup biologis, ia memperingatkan bahwa AI dapat membuat para penipu dan penjahat jadi semakin sulit dikenali dan membuat seseorang yang tidak baik terlihat lebih baik dan meyakinkan, maksudnya adalah dikarenakan program seperti ChatGPT dapat menciptakan teks yang terdengar sangat cerdas dan dapat digunakan oleh siapa saja. Oleh karena itu, tanggung jawab untuk program yang dihasilkan oleh AI terletak pada mereka yang mengembangkannya.

Kita benar-benar perlu mewaspadai bahaya AI, seperti yang diingatkan dalam surat Roma 12:2, yaitu “ Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.“ Kita harus selalu belajar untuk memperbaharui pikiran kita dan memilah-milah segala sesuatu dengan baik, sehingga kita dapat mengenali kehendak Allah yang baik, yang sempurna dan yang berkenan bagi-Nya.

 

Baca Juga: Ramai Bahas Artificial Intelligence, Inikah Waktunya Orang Kristen Harus Melek Teknologi?

 

Secara keseluruhan, bahaya AI harus dianggap serius dan perlu adanya regulasi yang ketat untuk meminimalkan risiko. Perusahaan teknologi dan pengembang AI harus mempertimbangkan dengan cermat potensi dampak dari teknologi yang mereka kembangkan dan memastikan bahwa mereka bertanggung jawab atas apa yang dihasilkan oleh sebuah program yang menimbulkan bahaya AI.

Halaman :
1

Ikuti Kami