Iman yang Sungguh-sungguh
Kalangan Sendiri

Iman yang Sungguh-sungguh

Yenny Budhihartono Contributor
      4580

2 Petrus 1:5-8

Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 77; Roma 5; Ulangan 1-2

Surat yang ditulis oleh Rasul Petrus ini ditujukan kepada jemaat yang pada waktu itu menderita penganiayaan dan tekanan dari berbagai pihak karena iman mereka kepada Tuhan Yesus Kristus. Petrus mengingatkan bahwa mereka hendaknya kuat di dalam iman mereka dan berusaha dengan sungguh-sungguh.

Seseorang yang bersungguh-sungguh percaya kepada Tuhan akan memiliki kebajikan, pengetahuan, kesalehan, ketekunan, penguasaan diri, dan kasih.  Itu terwujud dari iman yang muncul dari dalam dirinya, bahkan saat berhadapan dengan berbagai proses hidup, seperti tekanan dan kesulitan. Tapi satu hal yang pasti, ketika kita mengandalkan iman percaya dengan sungguh-sungguh maka nilai iman kita akan terlihat.

Segala hal yang menekan kita tidak akan membawa kita kepada perbuatan yang meninggalkan Tuhan. Namun kita akan semakin kuat di dalam Tuhan karena kita percaya bahwa di dalam segala hal Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita.

Roma 8:28 “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.”

Ketika kita sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan dan memilih untuk melakukan kehendak-Nya, tak satupun yang ada di dunia ini yang mampu memisahkan kita dari kasih Kristus. Sebaliknya, Dia akan memakai kita untuk menyatakan kasih-Nya bagi sesama.

Tuhan Yesus memberkati.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?