Selalu Ada Keberanian Untuk Percaya Meski Dalam Tekanan
Kalangan Sendiri

Selalu Ada Keberanian Untuk Percaya Meski Dalam Tekanan

Liana M. Tapalahwene Contributor
      2427

Daniel 6:11

Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 69; Markus 13; Bilangan 21-22

Dari pembacaan Alkitab di hari ini, saya mengajak kita semua untuk merenungkan kalimat ini:

"Meski Dalam Tekanan Yang Mengancam, Ada Keberanian Percaya Yang Tetap Terbangun"

Dalam kitab Daniel pasal 6 ini diceritakan mengenai jaman pemerintahan Raja Darius, dimana untuk menjalankan tampuk kerajaannya, Darius memilih para pejabat dan wakil-wakilnya untuk bisa membantu menjalankan roda kepemimpinan di kerajaannya.

Lebih lanjut kita lihat pada ayat 4 - 5, dikatakan bahwa Daniel merupakan salah satu pejabat tinggi.  Di dalam diri Daniel melekat roh yang luar biasa, sehingga raja hendak menempatkannya sebagai penguasa atas seluruh kerajaannya.

Daniel adalah gambaran orang yang setia kepada Allah dan firman-Nya. Pejabat dan wakil raja merasa cemburu dan iri terhadapnya, sehingga mereka mencoba untuk mencari-cari kesalahan Daniel. Tahukah Anda, jika strategi yang sama akan dipakai Iblis untuk menjatuhkan setiap kita!

Masa kelam dan sulit akan kita hadapi, namun apakah kita akan tetap bertahan dalam keteguhan hati dan iman? Daniel 3:17-18 mengungkapkan: "Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu."

Sahabat terkasih, ujian yang datang dalam kehidupan Daniel melalui Raja Nebukadnezar maupun dari para pejabat dan wakil-wakil Raja Darius, merupakan ujian terhadap imannya. Hal ini juga bisa menjadi ujian atas iman kita. Dan ini merupakan pelajaran untuk menguatkan iman kita.

Ketika kesukaran menimpa, tetaplah menaruh harap kita kepada-Nya dan bangunlah diri Anda dalam 3 hal ini:

1. Terus menerus ada dalam menara doa kehidupan.

2. Bangun kehidupan persekutuan yang intim dengan Tuhan dan dengan sesama orang percaya.

3. Naikkan pujian dan pengagungan sebagai tanda pengucapan syukur kita.

Terpujilah nama Tuhan yang kepada-Nya kita menaruh harap dan percaya kita. Apapun kondisinya, apapun situasinya tetap kita kan berkata Tuhan Yesus baik. Percayalah bahwa selalu ada pelangi sehabis hujan.

Daniel 6: 26-27, "...sebab Dialah Allah yang hidup, yang kekal untuk selama-lamanya; pemerintahan-Nya tidak akan binasa dan kekuasaan-Nya tidak akan berakhir. Dia melepaskan dan menolong, dan mengadakan tanda dan mujizat di langit dan di bumi, Dia yang telah melepaskan Daniel dari cengkaman singa-singa."

Tuhan Yesus memberkati.

Ikuti Kami