Bagaimana Tetap Kuat di Tengah Masa Sulit? Ini Pesan CEO CBN Internasional
Sumber: Jawaban.com

Kata Alkitab / 25 January 2023

Kalangan Sendiri

Bagaimana Tetap Kuat di Tengah Masa Sulit? Ini Pesan CEO CBN Internasional

Lori Official Writer
611

Satu ayat dari Pengkhotbah selalu menjadi ayat yang saya sampaikan berulang kali kepada staf kami di CBN Internasional. Saat menoleh setahun ke belakang dan melihat apa yang Tuhan sudah kerjakan, kita sepatutnya bersyukur. 

Pengkhotbah 7: 13-14, “Perhatikanlah pekerjaan Allah! Siapakah dapat meluruskan apa yang telah dibengkokkan-Nya? Pada hari mujur bergembiralah, tetapi pada hari malang ingatlah, bahwa hari malang ini pun dijadikan Allah seperti juga hari mujur, supaya manusia tidak dapat menemukan sesuatu mengenai masa depannya.”

Saat Anda membaca bagian ayat yang berkata, “..Pada hari mujur bergembiralah, tetapi pada hari malang ingatlah, bahwa hari malang ini pun dijadikan Allah seperti juga hari mujur, supaya manusia tidak dapat menemukan sesuatu mengenai masa depannya”.

Saat kita menoleh kembali ke beberapa tahun belakangan, tahun lalu adalah tahun yang sulit. Beberapa kali di tahun lalu saya berkata, “Sepertinya saya sudah tidak dapat mengambil pekerjaan lain lagi.” Namun saya harus belajar menempuh cara yang sulit dan tiba-tiba muncul pekerjaan lain. 

 

Baca Juga: 4 Rahasia Tetap Kuat di Masa Sukar

 

Tuhan Yesus sendiri berkata bahwa kita akan menghadapi kesengsaraan di dunia ini. Tapi anehnya Dia juga berkata, ‘tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” 

Jadi bagaimana cara Anda menemukan kekuatan di tengah kesukaran atau kesulitan? Jawabannya adalah lihatlah apa yang sudah Tuhan kerjakan dalam hidup Anda. Lihatlah apa yang sudah Tuhan kerjakan dan bagaimana Tuhan sudah bekerja. Kita mungkin sedang tertidur, tetapi Tuhan terus bekerja.

Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan (Roma 8: 28). Mari kita ingat baik-baik hal ini. Kemudian apa yang seharusnya kita lakukan? 

Dunia sepertinya semakin kacau. Entah karena pandemi Covid, ancaman perang di Taiwan, perang terus berlanjut di Ukraina dengan segala kengeriannya. Inflasi yang seolah mencengkram setiap negara di muka bumi ini serta semakin berkurangnya pasukan di dunia. Semua ini termasuk kemunculan kecerdasan artifisial, munculnya pemerintahan otoriter yang sepertinya ingin mengendalikan segalanya dan mengekang kemerdekaan setiap individu. Semua keadaan ini memang terasa mengganggu, tetapi ketahuilah bahwa di tengah semua keadaan tersebut, Tuhan terus bergerak.

 

Baca Juga: Kunci untuk Memiliki Iman yang Berani, Bukan Iman yang Biasa – Drew Fredrich, COO OBI

 

Saya mau menyemangati Anda. Ketika Anda mendengar kata ‘Israel’, ini berasal dari saat Yakub bergulat dengan Tuhan. Namanya diubah menjadi ‘Israel’. Israel memiliki beberapa pengertian diantaranya, Putra Mahkota Tuhan, Allah mencukupkan, bergumul dengan Allah, kemenangan dalam Tuhan dan orang yang melihat Allah. 

Yakub melihat Allah muka dengan muka dan nama tempat dimana dia bergulat dengan Tuhan disebut Pniel. Arti nama Yakub tertulis jelas dalam Kejadian 32: 28, “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia dan engkau menang.”

Dengan segala persoalan yang terjadi di masa ini, entah itu masalah pelayanan, masalah politik, masalah ekonomi, masalah kesehatan secara fisik. Satu pertanyaan untuk semua permasalahan ini adalah apakah kita menang menghadapinya? Apakah kita mengalami apa yang seperti arti nama Israel? Atau kita memilih untuk bergumul sendiri dan berkata saya menderita. Tetapi apakah kita berkemenangan?

 

Baca Juga: Dedication Day 2023, Bangkitkan Iman Tanpa Rasa Takut!

 

Perjalanan hidup Yakub sangatlah unik. Dia harus menghadapi beragam musim kehidupan yang berbeda. Dia ketakutan kepada kakaknya Esau yang dia kira akan membunuhnya. Yakub mengalami hal-hal yang buruk dan dalam keadaan seperti itulah dia bergumul dengan Allah. Jika Anda mau menang melawan Tuhan dan manusia, Anda tidak akan menyerah. Sampai Anda mendapatkan kemenangan itu. 

Bagi budaya Romawi, jika Anda adalah pecundang Anda tidak akan menjadi siapa-siapa. Jika Anda seorang juara yang menang, mereka akan mengarak-arak Anda dengan pawai melewati jalan utama kota. Anda akan diarak ke sekeliling kota Roma. Itulah kenapa Paulus menuliskan dalam pesannya..”…dalam semuaya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang oleh Dia yang telah mengasihi kita.” (Roma 8: 37)

Jadi bagaimana cara kita mengatasi kesulitan? Bagaimana cara kita bergumul dengan apa yang terjadi di dunia saat ini? Kita melakukannya dengan kasih. Kita menjadi lebih dari pemenang karena kasih Kristus yang diberikan kepada kita. Kita memiliki kasih karunia dari Tuhan. 

 

Baca Juga: Fearless Faith!

 

Di tengah kesulitan yang Anda hadapi, apapun ancaman penganiayaan yang mungkin Anda sedang hadapi, apapun kesulitan baik secara ekonomi maupun fisik, apapun itu Anda lebih dari seorang pemenang karena kasih Kristus yang telah diberikan kepada kita.

 

Apakah hari-hari ini Anda sedang menghadapi kesulitan hidup dan serasa tak lagi punya harapan untuk bangkit? Temukan bantuan dan dukungan doa dari kami dengan menghubungi Layanan Doa dan Konseling CBN melalui Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link doa ini https://bit.ly/InginDidoakan

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami