Yeremia, Menjadi Nabi Sejak Masih Sangat Muda dan Tegas Mengutuki Para Imam
Sumber: Jawaban.com

Fakta Alkitab / 5 December 2022

Kalangan Sendiri

Yeremia, Menjadi Nabi Sejak Masih Sangat Muda dan Tegas Mengutuki Para Imam

Lori Official Writer
912

Nabi Yeremia adalah salah satu nabi Perjanjian Lama yang berkarya sebelum bangsa Israel atau kerajaan Yehuda ditaklukkan dan penduduknya dibuang ke Babel.

Dalam Alkitab namanya disebut sebanyak 134 kali dalam 5 kitab dan pertama kali muncul dalam 2 Tawarikh 35: 25. Nabi Yeremia dipanggil menjadi nabi oleh Allah ketika dirinya masih sangat muda.

 

Latar Belakang Yeremia

Dalam bahasa Ibrani disebut Yirməyāhū, yang berarti Tuhan itu tinggi, Tuhan itu Mulia.  Yeremia adalah anak Imam Hilkia, dari anak Toth. Ia lahir sekitar tahun 645 SM. Yeremia lahir dan dibesarkan di Anatot, yang menjadi Desa para imam, yang berjarak 6 km di timur laut dari Yerusalem.

Yeremia diduga adalah keturunan api atas Imam Raja Daud yang dipecat oleh Raja Salomo dari jabatan imamnya di Yerusalem dan diasingkan ke tanah miliknya di kota Anatot (1 Raja-raja 2:26-27).

 

Baca Juga: Fakta Alkitab: Para Tokoh Alkitab yang Gagal Mendidik Anak-anaknya

 

Menjadi Nabi di Usia Muda

Proses panggilan Yeremia untuk menjadi nabi dimulai pada tahun 627 sebelum masehi atau memasuki masa 13 tahun pemerintahan raja Yosia.

Menurut keterangan Alkitab Yeremia dipanggil sebagai nabi ketika ia masih muda dan belum pandai bicara (Yeremia 1:6). Dalam ayat tersebut kata muda dalam bahasa Ibrani ditulis naar yang memiliki arti ganda yaitu periode masa anak-anak (Kejadian 2: 6) atau masa belia (1 Samuel 30: 17).

Jika umumnya seorang nabi dipanggil saat berusia antara 20 sampai 30 tahun ke atas, namun menurut analisa dapat diketahui bahwa Yeremia dipanggil sebelum genap berusia 20 tahun.

 

Lokasi Pelayanan Nabi Yeremia 

Nabi Yeremia adalah nabi yang melayani di daerah Yehuda atau kerajaan Israel Selatan. Ketika Israel pecah menjadi dua kerajaan Utara dan Selatan maka nabi fokus melayani di daerah selatan Yeremia, melakukan tugasnya sebagai nabi selama 40 tahun dalam masa pemerintahan 5 Raja Yehuda yaitu pada masa raja Yosia, Yoahas, Yoyakim, Yoyakhin dan Zedekia, ajaran pelayanan Yeremia. Yeremia menentang dua kejahatan pada zamannya yaitu penyembahan berhala dan ketidakadilan. Ia menentang nubuat para nabi-nabi palsu Yeremia juga peka terhadap isu-isu kemanusiaan. Yeremia merupakan salah satu nabi yang tidak hanya menyampaikan nubuat atas orang-orang Yehuda tetapi ia juga mengalami apa yang ia sampaikan. 

Selain itu inti pengajaran Yeremia menekankan bahwa Allah adalah pencipta dan Tuhan yang berdaulat yang memerintah segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi (Yeremia 27: 5 23:23; 5:22; 24 dan 10: 12). 

 

Baca Juga: Fakta Alkitab: Penemuan Benda Bersejarah Zaman Tuhan Yesus Ini Buktikan Keabsahan Alkitab

 

Melawan Nabi-nabi Palsu dan Imam-imam

Yang mencari untung pengertian Yeremia akan panggilannya yang kuat sebagai nabi menimbulkan permusuhan dengan para nabi palsu dan imam-imam. Yeremia tidak kompromi terhadap nabi-nabi palsu dan imam-imam yang berusaha menggeruk keuntungan dari jabatan mereka dan ramalan manis mereka yang berkata bahwa Yerusalem tidak akan jatuh ke tangan orang Babel (Yeremia 6:13-18:18).

Yeremia berupaya keras menentang nubuatan para nabi palsu dan berusaha menyadarkan umat Yehuda (Yeremia 23). Yeremia menubuatkan celaka dan hukuman atas para pemimpin rohani Yehuda, para imam dan nabi palsu, yang demi kepentingan pribadi telah memperkaya diri tanpa memperhatikan sama sekali keadaan bangsanya.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban Channel
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami