Fakta Alkitab: Para Tokoh Alkitab yang Gagal Mendidik Anak-anaknya

Fakta Alkitab / 21 November 2022

Kalangan Sendiri

Fakta Alkitab: Para Tokoh Alkitab yang Gagal Mendidik Anak-anaknya

Lori Official Writer
834

Banyak tokoh Alkitab dikenal karena menyatakan kebesaran Tuhan dengan berbagai mujizat atau menunjukkan teladan kepahlawanan dalam ketaatannya pada Tuhan.  

Tapi Alkitab juga mengungkap sebagian diantara adalah tokoh yang gagal sebagai ayah dalam mendidik anak-anaknya. 

Alkitab mencatat Adam sebagai manusia pertama yang diciptakan oleh tangan Allah sendiri. Tentunya hal ini membuat Adam tidak memiliki ayah dan ibu. Walau demikian, ia memiliki figur bapak yang sempurna, yaitu Allah sendiri. Namun apakah hal itu membuatnya berhasil menjadi ayah yang baik? 

Sayangnya tidak. Setelah kejatuhan Adam dan Hawa ke dalam dosa, anak-anak mereka, Kain membunuh Habel karena panas hati (Kejadian 4:8). 

Tidak hanya itu, setelah putra Set lahir, yaitu Enos barulah orang memanggil nama Tuhan (Kejadian 4:26). Berarti ada suatu masa dimana anak-anak Adam, tidak diajarkan untuk membangun hubungan dengan Tuhan. Baru di masa cucu Adam ini, yaitu Enos, menjadi titik balik generasinya, kembali kepada Tuhan.  

Salah satu peran bapak adalah menjadi imam, untuk mengenalkan Tuhan kepada anak-anaknya dan mengajar mereka untuk hidup dalam kebenaran.  

 

Baca Juga: Pahlawan Daud yang Satu Ini Berhasil Kalahkan 800 Orang Dengan Tangannya Sendiri Lho!

 

Nuh hidup dalam jaman dimana kejahatan merajalela hingga Tuhan memutuskan memusnahkan manusia. Walau demikian Nuh dan keluarganya hidup dalam takut akan Tuhan. Hal ini karena Nuh sebagai bapak, menuntun dan mengarahkan keluarganya untuk menyembah dan mentaati Tuhan. Hal itu terbukti bagaimana mereka sekeluarga sehati dan bekerja sama dengan baik dalam  membangun bahtera tepat seperti yang diperintahkan Tuhan (Kejadian 6).  

Walau demikian, Nuh bukanlah ayah yang sempurna, karena salah satu anaknya, Kanaan menemukan dia dalam keadaan mabuk dan telanjang. Respon Kanaan yang salah membuat Nuh mengutuk dia (Kejadian 9: 20-26).  

Seorang bapak harus melekat kepada Allah sehingga bisa menjadi teladan dan memimpin keluarganya.

 

Baca Juga: Inilah Mukjizat yang Dilakukan Imam Besar Pertama Bangsa Israel

 

Abraham adalah sosok penuh iman, yang taat ketika Tuhan menyuruhnya pergi meninggalkan kampung halamannya ke tempat yang tidak diketahui. Namun kita juga bisa melihat bagaimana ia digoyahkan keyakinannya untuk menunggu janji Tuhan dan menerima saran istrinya, sehingga lahirlah Ismael (Kejadian 16).  

Namun ia belajar dari kesalahannya dan imannya semakin teguh dengan berjalannya waktu, hingga saat Tuhan memintanya mempersembahkan Ishak, Abraham taat (Kejadian 22).  

Seorang bapak bisa melakukan kesalahan, namun jadilah seperti Abraham, yang bangkit dari kesalahan dan menjadi panutan iman bagi Ishak anaknya.  

Ishak dan Ribka istrinya masing-masing pilih kasih terhadap anak kembar mereka. Bahkan Ribka dan Yakub menipu Ishak agar ia memberkati Yakub dengan berkat anak sulung.  

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban Channel
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami