Hidupku Kacau Justru Saat Aku Selesaikan Masalah Dengan Cara Dunia - Octaviany Rawung

Milenial / 19 November 2022

Kalangan Sendiri

Hidupku Kacau Justru Saat Aku Selesaikan Masalah Dengan Cara Dunia - Octaviany Rawung

Lori Official Writer
437

Octaviany Rawung terpaksa harus menikahi pria beristri karena keinginan untuk mendapatkan keturunan. Paksaan dari kedua orang tuanya membuat Octa manut dan menerima dinikahkan meski tanpa rasa cinta.

Prosesi lamaran pun tiba. Untuk menolak pun Octa tak mampu. Ia hanya bisa pasrah dan menerima dinikahi pria bernama Rivo tersebut.

“Saya mulai menerima keadaan. Saya mulai mengasihi suami saya dan kemudian lahirlah keempat anak saya tersebut,” ungkap Octa.

Tahun demi tahun berlalu. Suaminya memang memenuhi semua keperluan hidupnya. Namun, rasa cinta yang ia dapat dari suami mulai memudar. Ia mulai curiga jika suaminya bermain serong dengan wanita lain.

 

Baca Juga: Aku Marah ke Tuhan Karena Istri Sakit - Pdt. Melky Atarwaman

 

“Berhubung di rumah itu ada koleksi minuman-minuman. Mulailah saya ambil satu. Saya ambil obat-obatan hampir 50 biji. Saya telan. Karena saya tidak mengenal Tuhan, saya tidak tahu bagaimana…saya minum sampai saya benar-benar gak bisa bangun,” terangnya.

Rasa kecewa Octa terhadap Rivo dilampiaskan dengan kebiasaan-kebiasaan buruk, seperti mabuk-mabukan dan obat-obatan. Hingga akhirnya ia ditangkap dan ditahan selama tiga hari di balik jeruji besi.

Octa tak pernah menyangka, jika Tuhan justru memakai kejadian buruk tersebut untuk membawanya mengalami pertobatan. Melalui saran dari seorang pegawai BNN, Octa dipertemukan dengan seorang pendeta.

“Saya berserah. Saya bilang “Tuhan saya mohon ampun.” Ternyata pada saat itu saya diperlihatkan “Ia kamu berdosa karena ini.” Itu kayak film. Jadi air mata, udah dilantai dengan tersungkur. Saya bilang, “Tuhan saya bertobat. Saya bertobat. Saya bertobat.””

Saat itulah hidup Octa sepenuhnya diubahkan oleh Tuhan. Sebagai seorang ibu, dia merasa bersalah karena telah menelantarkan anak-anaknya. Dengan pekerjaan Roh Kudus, hati Octa dilembutkan dan dengan rendah hati dia meminta maaf kepada anak-anaknya.

 

Baca Juga: Tuhan Lembutkan Hatiku Untuk Ampuni Papaku yang Selingkuh - Norman Adrian J

 

Melalui pengalaman tersebut Octa belajar untuk tidak mencari penyelesaian masalah dengan cara dunia. Sebaliknya, dia belajar untuk menyelesaikan setiap persoalan dengan mencari pimpinan Tuhan.

“Tidak ada hal yang mustahil jika kita benar-benar mencari Tuhan. Ada jalan keluar yang indah yang Tuhan tentukan. Yang selalu menjadi kekuatan saya saat ini adalah Jagalah hati dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan (Amsal 4: 23)” pungkasnya.

Jika Anda sedang mengalami kekecewaan, kepahitan dan sulit mengampuni. Anda tidak sendiri. Ada kami yang setia mendengar dan mendoakan Anda. Jika Anda butuh ditolong, segera hubungi layanan doa dan konseling CBN Sahabat24 kami melalui kontak Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link doa ini https://bit.ly/InginDidoakan.

Sumber : Solusi TV
Halaman :
1

Ikuti Kami