Kehilangan Pekerjaan? Jangan Kuatir Tuhan Sudah Sediakan Keran Baru Untuk Anda

Finance / 8 November 2022

Kalangan Sendiri

Kehilangan Pekerjaan? Jangan Kuatir Tuhan Sudah Sediakan Keran Baru Untuk Anda

Lori Official Writer
550

Belakangan ini, ada banyak karyawan yang di-PHK dan kehilangan pekerjaan. Otomatis, mereka pun kehilangan income atau pendapatan yang mereka butuhkan untuk menghidupi kehidupannya.

Tak sedikit orang yang kemudian jatuh di dalam kesedihan yang mendalam; stress, depresi dan kehilangan harapan. Ya, saat kita mengalami kondisi ini kita tidak mengerti kebenaran firman untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan tersebut.

Tetapi, jawabannya ada di buku manual kita yaitu Alkitab. Firman Tuhan memberitahukan kepada kita tentang kehilangan. Saat kita berkata, "Saya kehilangan pekerjaan. Saya kehilangan income. Saya kehilangan orang terdekat dengan saya karena meninggal." Kita harus mengerti prinsip dasar dari identitas kita sebenarnya di dalam Tuhan.

Kejadian 1: 28, dengan jelas disampaikan bahwa, “Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

Sejak awal manusia diberikan otoritas oleh Allah. Otoritas adalah hak menggunakan kuasa. Manusia diberikan kuasa dan otoritas untuk menaklukkan bumi, untuk menguasai bumi. Jadi itu adalah kuasa dan otoritas yang luar biasa. Lalu Tuhan meminta manusia untuk mengelola bumi, mengelola apapun yang menjadi miliknya Tuhan. Manusia dipanggil untuk berfungsi sebagai pengelola, bukan pemilik (Mazmur 24: 1).

Itu artinya, baik nyawa, hidup, masa depan, keluarga dan segala sesuatu yang melekat atas kita adalah milik Tuhan. Apapun bentuknya baik itu uang, harta, jabatan dan status, semua milik Tuhan. Apapun yang ada di bawah langit, itu adalah milik Tuhan. Kita hanya pengelola!

 

Baca Juga: Jadi Korban PHK, Apa yang Harus Dilakukan?

 

Matius 25: 14-15 berkata, “Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.”

Ayat ini mengingatkan kepada kita bahwa kita adalah pengelola. Masing-masing diberikan titipan sesuai dengan ukuran kesanggupannya. Jadi ketika kita kelola dengan baik dan benar, nanti kita akan dipercayakan perkara yang besar. Jadi jangan banding-bandingkan dengan orang lain. Kalau kita merasa bahwa kita adalah pemilik, kita pasti akan banding-bandingkan dengan orang lain. Kita bisa minder, "Aduh ya punya dia lebih banyak. Aduh hartanya segini..."

Jangan pernah membandingkan diri Anda dengan orang lain. Karena sekalipun Anda memiliki sesuatu hal yang kecil, jika Anda mau bermitra dengan Tuhan, itu bisa menjadi sesuatu yang besar. Tongkat ditangan Musa tak ada artinya. Namun saat dia bermitra dengan Tuhan, lautan terbelah. Lima roti dan dua ikan, ketika bermitra dengan Tuhan, ribuan orang makan. Jadi sebagai pengelola, kita perlu bermitra dengan Tuhan sebagai sang pemilik. 

“…namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.” (Galatia 2: 20)

Jadi jika kita hanyalah pengelola, berarti kita tidak bisa kehilangan apapun. Jika kita bukan pemilik. Jika kita tidak memiliki sejak awalnya, berarti kita tidak akan pernah bisa kehilangan apapun.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami