Kesaksian 23 Guru: Piawai Pilih Kerja Sampingan Demi Penuhi Kebutuhan Belajar Murid

True Story / 26 October 2022

Kalangan Sendiri

Kesaksian 23 Guru: Piawai Pilih Kerja Sampingan Demi Penuhi Kebutuhan Belajar Murid

Lori Official Writer
626

Setelah merantau cukup lama di Jakarta, Piawai Kramat memutuskan pulang ke Nias bersama suaminya. Inilah awal dari kisah perjuangan wanita yang akrab disapa Pia ini di dalam menjalani profesinya sebagai guru PAUD Super5 di PAUD BNKP Hilinake, Nias Selatan sejak tahun 2021 lalu.

Dia pun dipercayakan oleh pihak gereja untuk mengajar anak-anak di sekolah ini. Namun, secara pribadi dia menyadari keterbatasannya dalam mengajar anak-anak. Apalagi saat itu dia juga berhadapan dengan keterbatasan anak di dalam mengikuti kurikulum pelajaran berbasis teknologi yang disediakan oleh Super5.

"Pertama rasa bingung ya, mau ngajar apa coba. Memang dari Zoom sudah diajarin ambil materinya di LMS. Saya jalanin dengan ikhlas tulus. Jadinya semangat aja sih apapun yang ada saya hadapi," ungkap Pia.

 

Baca Juga: Kesaksian 23 Guru: Rela Tempuh Jarak 80 KM Demi Layani Anak Sekolah Minggu – Dina Tambunan

 

Pembayaran sumbangan rutin dari orangtua pun mandet. Sementara dia butuh biaya untuk mengurus berbagai bahan keperluan pembelajaran anak-anak sehari-harinya. Untuk memenuhi biaya tersebut, Pia pun memutuskan untuk bekerja sampingan membuat bunga kertas untuk dekrasi pernikahan di daerahnya.

"Akhirnya saya bilang ke suami ini gimana anak-anaknya ini mereka pengen belajar tapi biaya untuk belajarnya kurang. Saya sepakat dengan suami, akhirnya saya bikin bunga. Puji Tuhan sih hasil dari bikin bunga itu emang untungnya nggak banyak. Cuman balik modal kebanyakan sih. Tapi ya sudahlah," jelasnya.

Perjuangan seorang piawai untuk melihat anak-anak yang dilayani akhirnya berbuah manis. Dia menyadari bahwa menjadi seorang guru membuat Pia menyadari panggilannya untuk melayani.

"Menjadi guru di Super5 itu bukan kemauan pribadi sebenarnya. Tapi saya makin sadar kalau itu adalah panggilan buat saya. Kenapa saya tahu itu panggilan Tuhan buat saya? Karena awalnya saya yang jarang berdoa jujur saya dulu jarang berdoa, tapi setelah gabung di Super5 saya jadi berubah. Malah sering...sering berdoa di rumah, terus sering berdoa juga di gereja."

 

Baca Juga: Demi Bangun PAUD BNKP Hilinake Nias, Guru Ini Ikut Pelatihan Super5 Pakai Uang Sendiri

 

Hingga saat ini Pia dengan setia mengabdikan dirinya untuk mengajar di PAUD BNKP Hilinake, Nias Selatan. Dia juga mengaku bersyukur atas kehadiran Super5 yang sudah membantunya menjadi seorang guru yang lebih bisa memahami anak-anak dan mengerti bagaimana cara untuk memuridkan mereka di dalam kasih Tuhan.

 

Mari dukung pelayanan CBN untuk memuridkan generasi melalui program pendidikan yang terus kami kerjakan di berbagai daerah di Indonesia. Kontribusi Anda juga secara langsung akan menjadi saluran berkat bagi para guru yang telah mendedikasikan dirinya untuk melayani generasi anak di daerahnya.

Dukung kami dengan mengklik link di bawah ini.

 

SAYA DUKUNG

Sumber : Jawaban Channel
Halaman :
1

Ikuti Kami