Mengasihi Allah Bukan Dunia
Kalangan Sendiri

Mengasihi Allah Bukan Dunia

Naomi Irmadiana Contributor
      991

1 Yohanes 2:15-16

Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

 

Bacaan setahun : Mazmur 117; 1 Yohanes 1; Yehezkiel 40-41

Kata Kasih yang digunakan dalam ayat ini adalah Agape. Kasih yang tulus, tidak mengharapkan balasan apapun, dan berlaku satu arah. Jika kita mengasihi dunia sepenuh hati, maka kita tidak akan ada waktu untuk fokus mengasihi Allah. Oleh karena itulah, Allah melarang kita untuk mengasihi dunia ini yang berisi keinginan daging dan keangkuhan hidup manusia.  

Mengasihi dunia sangat erat hubungannya dengan perbudakan dosa. Misalnya saja seorang kekasih yang begitu mencintai pasangannya, memberikan apa yang diinginkan kekasihnya bukan dibutuhkannya. Dia diizinkan untuk melakukan apa saja tanpa batasan, maka pasangan ini akan mudah jatuh kedalam dosa.

Inilah realita kehidupan manusia. Saat kita mengasihi dunia, akhirnya kita akan memiliki akar yang kuat yaitu perbudakan dosa. Natur inilah yang sudah mendarah daging di dalam tubuh jasmani yang fana ini.

Untuk itulah Allah melarang kita untuk mengasihi dunia ini. Karena jika kita melakukannya, kita menjadi pelaku dosa. Kita memberikan fokus kasih kita kepada hal yang salah. Allah ingin kita fokus kepada-Nya, Firman-Nya, taat dan terus berproses untuk semakin serupa Kristus. Hari ini mari kita koreksi hati kita, apakah kita sedang mencintai dunia ini? Ataukah kasih kita sudah diberikan kepada hal yang tepat, yaitu mengasihi Allah dan sesama manusia.

Ikuti Kami