Kesaksian 23 Guru: Rela Tempuh Jarak 80 KM Demi Layani Anak Sekolah Minggu – Dina Tambunan

Milenial / 20 October 2022

Kalangan Sendiri

Kesaksian 23 Guru: Rela Tempuh Jarak 80 KM Demi Layani Anak Sekolah Minggu – Dina Tambunan

Claudia Jessica Official Writer
906

Setiap hari minggu, Dina Tambunan bersama suami dan anaknya harus menempuh jarak sejauh 80 km untuk menuju Fatuoni, Nusa Tenggara Timur untuk melayani anak-anak di sana.

Dina datang ke Desa Fatuoni pertama kali pada tahun 2010. Pada saat itu, Desa Fatuoni masih belum mendapatkan listrik, akses jalan pun buruk, dan untuk mendapatkan air bersih, warga harus memikul dari mata air yang jaraknya jauh. Di malam hari, hanya ada lilin yang mampu menerangi desa ini. Ketertinggalan desa ini membuat anak-anak di desa ini tidak bisa mendapatkan pendidikan dengan layak sehingga karakternya pun tidak bertumbuh dengan baik.

Melihat kondisi Desa Fatuoni, menimbulkan kerinduan di hati Dina untuk membuat desa ini lebih maju daripada desa-desa lain yang pernah Dina singgahi.

Panggilan ini Dina sadari saat ia masih duduk di kursi SMA (Sekolah Menengah Atas). Kala itu, Dina yang melayani sebagai pendoa syafaat berdoa untuk daerah-daerah terpencil yang belum mengenal Injil, dan Dina mengatakan bahwa Tuhan menaruh hatinya untuk terus mendoakan daerah-daerah tersebut.

Ketika melanjutkan pendidikan S2-nya di Surabaya, Tuhan kembali mengingatkan Dina untuk melayani di daerah-daerah terpencil. Puji Tuhan, sang suami mendukung keputusan Dina untuk pindah ke Nusa Tenggara Timur (NTT), yang merupakan kampung halaman sang suami.

Dina tidak menyangka bahwa kampung sang suami rupanya mengalami banyak ketertinggalan dari daerah-daerah lain, tetapi dia percaya bahwa Tuhan menjawab doanya. Hadirnya Superbook menjadi penolong bagi Dina untuk mengajar anak-anak sekolah minggunya.

“Selama belum kenal Superbook ini saya kesulitan mencari sumber materi untuk mengajarkan anak-anak supaya mereka dapat ilustrasi yang baik tentang cerita Alkitab,” ungkap Dina dalam kesaksian 23 guru yang tayang di youtube jawaban channel.

 

BACA JUGA: Kesaksian 23 Guru: Tuhan Mampukan Saya Mengajar Anak Berkebutuhan Khusus – Megawati Harefa

 

Saat pertama kali Dina menggunakan superbook di gerejanya, terlihat antusiasme dari anak-anak saat menonton tayangan superbook. Dengan video yang sangat menarik dari Superbook, anak-anak dapat membayangkan betapa hebatnya Firman Tuhan dan cerita di Alkitab. Bahkan anak-anak di gerejanya menjadi semakin tertarik untuk mengenal Tuhan lebih dalam melalui Alkitab.

“Di kampung ini belum ada listrik, kami juga tidak punya LCD, kami juga laptop masih pinjam waktu itu. Tapi puji Tuhan, dalam sekian banyak hal yang kami boleh lewati, kami berdoa sungguh-sungguh. Dari mulai tahun 2019 kami berdoa, akhirnya Tuhan jawab di bulan Desember 2020. Listrik menyala itu sukacita yang teramat besar kami rasakan. Kami percaya mujizat itu masih ada,” cerita Dina sambil meneteskan air mata mengingat mujizat besar yang dialaminya di Desa Fatuoni.

Tak hanya itu, mujizat demi mujizat lain juga terjadi di tempat ini.

“Kami bergumul untuk LCD karena anak-anak berkerumun, anak-anak butuh untuk melihat seperti apa Firman Tuhan. Enam bulan yang lalu kami berhasil membeli LCD dengan begitu banyak upaya yang kami lakukan,” kata Dina.

Dina yakin bahwa Tuhan tidak akan pernah mengecewakan dan tidak pernah terlambat dalam menjawab doa-doa kita.

Setelah berjalan selama beberapa tahun gereja Desa Fatuoni menggunakan kurikulum Superbook, tidak ada lagi anak-anak yang berkata kasar, tidak ada lagi yang berkelahi. Sekarang anak-anak sangat bersemangat untuk sekolah minggu, bahkan saat ini anak-anak di Desa Fatuoni berani untuk mendoakan orang tua mereka yang sedang sakit.

“Saya dengan tulus hati mengungkapkan terimakasih kepada Superbook. Anak-anak bisa dimuridkan, mengenal Kristus lebih lagi, dan anak-anak menjadi anak yang dapat menginjili teman-temannya. Lewat doa-doa mereka, nama Tuhan dipermuliakan. Dan saya berharap CBN semakin maju lagi,” tutup Dina pada akhir kesaksiannya.

 

BACA JUGA: Kesaksian 23 Guru: Tinggalkan Kota Besar ke Desa Hanya untuk Melayani Anak Desa – Elyana

 

Begitu luar biasa dampak yang dihasilkan oleh pelayanan Superbook di Desa Fatuoni, Nusa Tenggara Timur. Tidak hanya membantu para pelayan Tuhan dalam melayani, Superbook juga telah menyampaikan Injil kepada anak-anak di desa-desa terpencil. Bahkan banyak anak-anak yang memiliki perubahan karakter menjadi lebih baik, hingga menumbuhkan imannya kepada Tuhan.

Tentu saja pelayanan Superbook tidak terlepas dari dorongan Mitra CBN yang telah mendukung pelayanan Superbook untuk terus menjangkau banyak orang di berbagai wilayah. Teruslah ulurkan tangan Anda untuk menolong anak-anak mengenal Tuhan lebih jauh dan sebarkan Injil ke seluruh Indonesia dengan media Superbook.

Jika saat ini Anda belum menjadi mitra CBN, tidak perlu khawatir karena pelayanan Superbook masih akan terus menjangkau lebih banyak jiwa lagi. Jadilah mitra CBN sekarang juga, daftarkan diri Anda melalui tombol yang ada di bawah ini:

 

DAFTAR MITRA CBN

 

Saksikan kesaksian Dina Tambunan dari kesaksian 23 guru melalui video di bawah ini:

Sumber : jawaban channel
Halaman :
1

Ikuti Kami