7 Tahap Melalui Proses Menyembuhkan Luka

Kata Alkitab / 18 October 2022

Kalangan Sendiri

7 Tahap Melalui Proses Menyembuhkan Luka

Lori Official Writer
1107

Apakah saat ini Anda sedang terluka, entah itu luka karena pengkhianatan, penolakan, kehilangan dan perasaan bersalah atas diri sendiri? 

Anda tidak sendiri! Ada banyak orang yang merasakan hal serupa dan sedang menjalani proses menyembuhkan luka-lukanya. Jika Anda juga memiliki keinginan untuk sembuh, artikel ini tidak secara kebetulan ditulis khusus untuk Anda.

Apapun latar belakang Anda, Tuhan rindu Anda dipulihkan sepenuhnya karena Dia adalah sumber pemulihan yang sejati, seperti yang diungkapkan oleh Daud dalam Mazmur 147: 3, “Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka…”

Tuhan sendiri akan bekerja dengan cara-Nya untuk mendatangkan kesembuhan atas hidup Anda, asalkan Anda bersedia mengikuti 7 tahap melalui proses menyembuhkan luka ini.

1. Undang Tuhan Yesus bekerja atas luka-luka yang Anda alami.

Keinginan yang kuat untuk sembuh membutuhkan keterlibatan Tuhan atas pikiran dan hati. Jadi, mulailah dengan mengandalkan kuasa Tuhan bekerja atas luka-luka yang Anda alami.

 

Baca Juga: Berikan Dukungan Rohani Bagi Mereka yang Terluka Lewat 3 Cara Ini

 

2. Akui kuasa Tuhan sanggup menyembuhkan Anda.

Tuhan bertindak ketika kita mau mengandalkan Dia. Karena itu kita perlu mengakui kuasa-Nya dengan hati, pikiran dan perkataan kita. Kepercayaan inilah yang disebut dengan iman dan Tuhan akan dengan senang hati berkarya sesuai dengan iman kita.

 

3. Mengasihi seperti Tuhan mengasihi kita.

Tuhan mau kita merasakan kasih-Nya yang tak terbatas. Kita mungkin terluka karena tindakan orang lain. Tapi Tuhan tidak akan pernah melakukan tindakan yang melukai hati kita. Karena itulah, Dia mau kita bisa merasakan kasih-Nya sehingga kita dengan mudah mengampuni orang lain, karena kita tahu mereka tidak sempurna. Dengan menyadari itu, kita bisa belajar untuk mengampuni dan mengasihi orang lain sama seperti Tuhan sendiri telah mengasihi kita.

“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu...Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” (Matius 22: 37 & 39)

 

Baca Juga: Kepahitanku ke Papa Buat Aku Merasa Tak Berharga – Yerlina Waruwu

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : CBN
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami