Harus Tahu! Perbedaan Warna Ingus yang Menjadi Pertanda Masalah Kesehatan

Health / 18 October 2022

Kalangan Sendiri

Harus Tahu! Perbedaan Warna Ingus yang Menjadi Pertanda Masalah Kesehatan

Claudia Jessica Official Writer
544

Ingus adalah salah satu bagian dari tubuh kita yang berbentuk berupa lendir atau cairan yang dihasilkan oleh kelenjar mukosa yang melapisi saluran pernapasan. Tubuh manusia memproduksi kelenjar mukosa yang melapisi saluran pernapasan secara terus-menerus hingga mencapai satu sampai dua liter lendir setiap hari.

Meski terkesan jorok, ingus berperan penting untuk tubuh kita lho. Ingus berfungsi untuk menjaga kelembaban lapisan hidung supaya tidak kering, menangkap debu dan partikel asing saat kita bernapas, melembabkan udara yang kita hirup sehingga terasa lebih nyaman saat bernapas, serta melawan infeksi.

Pada keadaan normal, ingus bertekstur sangat tipis dan encer. Namun saat produksi ingus yang meningkat, hal tersebut menjadi salah satu indikasi dari tubuh dalam merespon zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh.

Saat sedang meradang, tekstur ingus menjadi lebih kental, pekat, dan lengket. Penyebabnya pun bermacam-macam, misalnya seperti alergi, infeksi, sinusitis, dan lain-lain.

Berdasarkan bentuknya, tekstur dan warna ingus mengindikasikan masalah apa yang sedang terjadi dalam tubuh Anda.

 

1. Ingus berwarna bening

Ingus yang berwarna bening umumnya dianggap sebagai warna yang normal dan sehat. Sebelumnya telah disebutkan bahwa kelenjar mukosa menghasilkan satu sampai dua liter ingus dalam sehari, tetapi bukan berarti semua ingus dikeluarkan dari tubuh. Pada kenyataannya kita telah menelan banyak cairan ini tanpa disadari.

Ingus mengandung protein, antibodi, dan garam sehingga saat tertelan dan mencapai perut, cairan ini akan larut.

Selain menandakan dalam keadaan normal, ingus yang berwarna bening juga bisa menjadi pertanda tubuh Anda ingin membuang sesuatu. Misalnya ketika ingus berair dan keluar lebih banyak dari biasanya menjadi pertanda dari gejala alergi klasik, terpapar wewangian, kotoran, polutan, udara dingin, atau asap rokok.

Jika ingus bening keluar disertai dengan gejala lain seperti batuk, demam, atau tidak enak badan selama tiga sampai empat hari, maka bisa menjadi indikasi bahwa tubuh Anda terserang infeksi virus ringan seperti flu.

 

BACA JUGA: Power Nap, Solusi Bagi Anda yang Suka Ngantuk Setelah Makan!

 

2. Ingus berwarna putih keruh

Mungkin Anda teringat bahwa, ingus berwarna putih keruh dan kental seringkali dialami saat sedang flu dan menyumbat hidung. Benar sekali! Selain itu, kondisi ini juga bisa mengindikasikan adanya alergi kronis seperti alergi dingin atau alergi debu.

Dehidrasi yang dialami juga bisa menjadi salah satu penyebab tekstur ingus yang lebih kental. Hal ini dikarenakan ingus mencerminkan tingkat dehidrasi dalam tubuh.

Keadaan ini juga bisa menandakan Anda sedang berada dalam fase awal infeksi yang menyebabkan saluran hidung meradang. Dalam keadaan ini biasanya akan disertai dengan gejala lain seperti hidung tersumbat, sakit tenggorokan, sakit kepala, batuk, bersin, nyeri tubuh, hingga demam ringan.

 

3. Ingus berwarna kuning

Saat ingus berwarna kuning, artinya terjadi infeksi dalam tubuh Anda. Namun tidak perlu khawatir karena ingus yang berwarna kuning menandakan bahwa tubuh Anda sedang melawan infeksi tersebut.

Warna kuning dalam ingus berasal dari sel-sel darah putih yang melawan kuman. Jika sel-sel tersebut selesai bekerja, mereka akan mati dan dibuang dari ingus Anda.

Kemungkinan lainnya, ingus berwarna kuning berarti Anda tidak mengeluarkan ingus dalam waktu yang lama. Misalnya saat bangun di pagi hari, ingus yang keluar tidak berwarna bening, melainkan agak sedikit kekuningan. Yang perlu Anda perhatikan adalah saat ingus tekstur dan baunya. Beberapa orang yang menderita sinusitis kronis, ingus dari hidungnya dapat berwarna kuning dengan tekstur yang sangat kental dan berbau busuk.

 

BACA JUGA: 5 Minuman Elektrolit Terbaik yang Bantu Atasi Dehidrasi dan Tingkatkan Stamina

 

4. Ingus berwarna hijau

Mirip seperti ingus berwarna kuning, ingus berwarna hijau juga menandakan adanya infeksi pada tubuh Anda.

Warna hijau pada ingus Anda berasal dari sel darah putih yang mati beserta limbah lainnya. Sel darah putih mengandung enzim berwarna kehijauan yang jika dalam jumlah besar akan mengubah warna ingus.

Saat ingus Anda berwarna hijau, perhatikanlah gejala lain yang Anda alami seperti sakit kepala, mual, atau demam. Gejala ini dapat menjadi indikasi dari infeksi serius yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

 

5. Ingus berwarna merah

Saat ingus berwarna merah atau merah muda, artinya ada darah dalam lendir Anda. Hal ini dapat terjadi jika hidung terlalu kering atau teriritasi karena terlalu banyak mengorek, menggosok hidung, atau bersin terlalu keras.

Terutama jika Anda memiliki kebiasaan mengupil, halini ini dapat menimbulkan luka yang berpengaruh terhadap warna ingus.

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA -->

Sumber : kompas.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami