Menag Serahkan Bantuan 1M ke Gereja Katedral Jakarta Untuk Keperluan Ini…

News / 13 October 2022

Kalangan Sendiri

Menag Serahkan Bantuan 1M ke Gereja Katedral Jakarta Untuk Keperluan Ini…

Lori Official Writer
511

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyerahkan bantuan dana senilai Rp1 miliar kepada Gereja Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, Paroki Katedral Jakarta, Keuskupan Agung Jakarta pada Senin, 10 Oktober 2022.

Bantuan ini diserahkan kepada Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo didampingi oleh Plt. Dirjen Bimbingan Masyarakat Katolik Adiyarto Sumardjono, staf khusus Menag dan Pastor Kepala Katedral Hani Rudi Hartoko SJ.

Anggaran tersebut berasal dari dana Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik, Kementerian Agama tahun 2022. Nantinya akan diperuntukkan untuk keperluan pengadaan perlengkapan tata suara dan visual yang tidak merusak konstruksi interior. 

“Bantuan diberikan untuk keperluan pengadaan perlengkapan tata suara dan visual yang tidak merusak konstruksi interior, sesuai dengan kebutuhan. Ini diharapkan akan berdampak pada kenyamanan dan kekhusyukan umat dalam beribadah,” ucap Menag Yaqut, seperti dikutip dari laman Kemenag.go.id.

Uskup Agung Jakarta Ignatius berharap pembenahan ini diharapkan bisa meningkatkan fungsi Gereja Katedral Jakarta, bukan saja hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai objek wisata untuk umum. Gereja juga berperan dalam menumbuhkan persaudaraan sesama anak bangsa dan rasa cinta umat kepada tanah air.

“Kita mempunyai tanggung jawab merawat dan mengembangkan semangat cinta Tanah Air dan watak peduli pada sesama dalam bidang tugas kita masing-masing,” katanya.

Sebagaimana diketahui, dana bantuan ini juga akan digunakan untuk membenahi areal parkir yang terhubung dengan Masjid Istiqlal yang mampu menampung 500 unit mobil. Sehingga nantinya memudahkan kedua rumah ibadah bisa menggunakan lahan parkir secara bersama-sama, terutama saat hari besar keagamaan. 

Terowongan bawah tanah yang menghubungkan Gereja Katedral Jakarta dengan Masjid Istiqlal, yang diresmikan pada 21 September 2021 ini, bhakan telah menjadi simbol pemersatu perbedaan di Indonesia.

Melalui dukungan ini, Kementerian Agama hadir untuk memenuhi kebutuhan masing-masing agama yang ada di Indonesia. Hal ini diwujudkan melalui keberadaan Ditjen Bimas Islam, Bimas Katolik, Bimas Kristen, Bimas Hindu dan Bimas Buddha. Masing-masing satuan kerja ini bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan setiap agama khususnya bantuan untuk rumah ibadah. 

“Terkait bantuan untuk Gereja Katolik atau rumah ibadah agama lainnya, prosesnya harus mudah. Persyaratan dan prosedur pengajuannya juga harus jelas. Ini supaya memudahkan masyarakat,” ungkap Menag.

Sumber : Kemenag.go.id
Halaman :
1

Ikuti Kami