Percaya Pada Penyertaan-Nya dan Tetaplah Bersyukur
Kalangan Sendiri

Percaya Pada Penyertaan-Nya dan Tetaplah Bersyukur

Riris Neil Yulinar Pakpahan Contributor
      1280

Mazmur 34:8

Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!

 

Bacaan setahun : Mazmur 102; Lukas 23; Yehezkiel 9-10

Sangat mudah bagi setiap orang untuk bisa terus meninggikan, mengagungkan, dan mengatakan kebaikan Tuhan disaat kehidupan dalam keadaan baik-baik saja. Ekonomi yang baik, keluarga yang harmonis, dan sehat.

Namun saat segala sesuatu berubah, misalnya ada masalah dalam kesehatan, apakah kita mampu bersyukur dan menyatakan Tuhan Yesus baik? 15 tahun lalu, pada Juli 2007 dokter pertama kalinya memvonis saya dengan kanker payudara stadium 3A. Bagi saya pribadi, muncul pertanyaan-pertanyaan yang sebenarnya sama sekali tidak pantas saya tanyakan. Setiap waktu saya bertanya, ”Tuhan, kenapa harus saya? Tuhan, dimana Engkau saat ini? Tuhan, apa yang akan terjadi dengan suami dan anak-anakku?”

Ketakutan, kekhawatiran, dan keraguaan akan kemahakuasaan Allah seringkali menjadi hal buruk yang membuat kita lupa bahwa dalam satu kesulitan besar yang kita alami, ada Allah disana.

Dalam Mazmur 34:8, pemazmur mengalami Tuhan. Saat ia dalam ketakutan, pemazmur percaya ada malaikat Tuhan di sana. Ia benar-benar tahu ada kuasa Allah dalam setiap perkara yang dihadapi. Dan hanya Allah yang selalu melepaskannya dari kegentaran dan menyelamatkannya dari setiap kesesakan.

Pujian dan nyanyian syukur yang dipanjatkannya merupakan kesaksian akan perkara yang pernah dihadapi saat Daud berada di Gat. Saat itu Daud melarikan diri dari Saul. Namun saat orang-orang suruhan Raja Akhis mengenalinya, Daud benar-benar ketakutan. Daud memutuskan berpura-pura menjadi orang gila. Ia menggores-gores pintu gerbang dan membiarkan ludahnya meleleh ke janggut. Hingga akhirnya Daud selamat (1 Samuel 21: 10-15). Daud mendapat hikmat dari Allah untuk melakukan semuanya hingga akhirnya ia selamat.

Belajar dari pemazmur yang terus bergantung, dan menyerahkan hidup sepenuhnya pada kemahakuasaan Tuhan, merupakan salah satu cara yang benar-benar efektif. Saat kita menjadi orang percaya, dalam diri kita ada Roh Kudus yang akan terus memampukan kita menghadapi masalah apapun. Urusan kita adalah sungguh-sungguh melakukan perintah-Nya dengan kekuatan dan pimpinan penuh dari Kristus sendiri. Saat kita mempercayakan semuanya, maka kita akan mengecap dan melihat betapa baiknya Tuhan itu.

Sahabat, jika hari ini engkau masih ada dalam ketakutan dan kekhawatiran, tetaplah percaya Ia adalah ALLAH yang terus menyertaimu. Sakit penyakit, kesulitan ekonomi, masalah keluarga bahkan dalam kesulitan yang engkau rasakan terlalu sulit untuk diselesaikan, belajarlah mempercayai-Nya. Carilah Ia sang pemilik kehidupan, biarkan Ia mengambil alih masalahmu. Belajarlah bersyukur dan mulai menghitung seribu kebaikan Tuhan dari satu masalahmu. “Aku telah mencari Tuhan dan Ia menjawab Aku”. (Mazmur 34:5)

Ikuti Kami