Duduk Perkara Siswa Kristen SMAN 2 Depok Tak Dapat Ruang Belajar Agama

News / 7 October 2022

Kalangan Sendiri

Duduk Perkara Siswa Kristen SMAN 2 Depok Tak Dapat Ruang Belajar Agama

Lori Official Writer
876

Berita dugaan diskriminasi terhadap siswa Kristen SMA Negeri 2 Depok mendadak viral. Hal ini bermula dari postingan sebuah artikel berjudul "SMAN 2 Depok Diduga Larang Siswa Rohani Kristen" di Twitter oleh @Leonita_Lestari, yang menggambarkan sejumlah siswa SMA Kristen sedang belajar di lorong sekolah selama mendapatkan bimbingan rohani Kristen. 

“Para siswa ini mengalami diskriminasi terhadap ekskul di sekolah negeri yang notabene adalah sebagai sekolah yang seharusnya anti terhadap perbedaan,” tulis Leonita pada Kamis, 6 Oktober 2022.

Setelah diusut, rupanya siswa Kristen SMA Negeri 2 Depok ini diduga tidak diperbolehkan memakai ruang kelas oleh Kepala Sekolah setempat.

Leonita mengungkapkan, jika hal itu benar terjadi maka kepala sekolah dan pihak sekolah tersebut telah melakukan diskriminasi. Menurutnya sekolah negeri seharusnya anti terhadap perbedaan.

“Bila benar berita itu, Kepala Sekolah SMAN 2 Depok ini ada baiknya untuk sementara dinonaktifkan terlebih dahulu. Ada baiknya dia dipindah dulu entah dimana, di tempat dia adalah bukan siapa-siapa patut untuk jadi pertimbangan,” lanjut Leonita.

 

Baca Juga: Video Ini Sebut Siswa Kristen Bengkalis Alami Diskriminasi, Kepala Sekolah Ungkap Faktanya

 

Klarifikasi Bahwa Berita Tersebut Tidak Benar

Pemberitaan terkait kejadian yang terjadi pada Jumat, 30 September 2022 tersebut dibantah oleh akun @aslamnatsir. Dia menyampaikan bahwa pemberitaan yang menyebutkan Siswa RohKris SMAN 2 Depok tak boleh pakai ruang kelas sama sekali tidak benar. Pernyataan tersebut diikuti dengan surat klarifikasi dari pihak sekolah dan juga pernyataan dari guru agama Kristen SMAN 2 Depok.

Demikian disampaikan di dalam surat tersebut:

“Kronologi yang sebenarnya adalah Kegiatan setiap hari di SMA Negeri 2 Depok sebelum memulai pembelajaran pada pukul 06.45 Wib diawali dengan kegiatan keagamaan dan penguatan karakter sesuai dengan agamanya masing-masing dan dibimbing oleh guru yang bersangkutan. Penjelasan dari wakil kepala sekolah bidang saraa prasarana, pada hari Kamis, 29 September 2022 siang, seragam siswa kelas X datang dan diletakkan di ruang MG (Multi Guna) yang akan dibagikan pada hari Jumat pagi, karena jumlahnya cukup banyak dan butuh diklasifikasikan sesuai kelas siswa menjadi ruang MG kondisinya berantakan. 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami