Menjadi Manusia Baru Dalam Kristus
Kalangan Sendiri

Menjadi Manusia Baru Dalam Kristus

Dwi Agus Priono Contributor
      1326

Efesus 4:17

“Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia”

 

Bacaan setahun : Mazmur 94; Lukas 15; Daniel 5-6

Dalam suratnya kepada jemaat di Efesus, Paulus menegaskan bahwa setiap orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus adalah manusia baru. Manusia yang diperbaharui dalam roh dan jiwanya. Hal ini bisa terjadi karena pengorbanan Kristus di salib merupakan anugerah yang diberikan kepada mereka yang percaya (Efesus 2:8-9). Nah, mereka yang sudah diselamatkan harus menunjukkan suatu kehidupan yang berbeda dari hidup lamanya.

Dalam Efesus 4:17 yang kita renungkan ini, kita diminta untuk tidak hidup seperti orang yang tidak mengenal Allah. Orang yang tidak mengenal Allah biasanya pikirannya sia-sia (ayat 17), jauh dari persekutuan dengan Allah (ayat 18), hidup dalam hawa nafsu dan kecemaran (ayat 19).

Orang yang tidak mengenal Allah menganggap hidup dalam dosa sebagai hal yang biasa, bahkan mungkin menyenangkan. Namun ujung dari kehidupan tersebut adalah kebinasaan. Kita sebagai orang yang sudah menerima anugerah keselamatan, tidak sewajarnya hidup secara duniawi lagi.

Menjadi manusia baru berarti memiliki perubahan paradigm atau pola pikir. Dulu hidup hanya untuk kesenangan duniawi, tetapi sekarang diarahkan untuk mengikuti kehendak Tuhan. Ahh, kalau begitu apa enaknya? Ini tidak boleh, itu tidak boleh! Benarkah lebih enak hidup secara duniawi?

Sahabat, jika kita sungguh-sungguh memahami kasih Tuhan yang luar biasa, kita akan menikmati hidup dalam perkenanan-Nya. Kita akan menjalani kehidupan dengan sukacita. Ketika kita hidup benar, kita akan menikmatinya. Bukankah kita ingin mengalami damai sejahtera, sukacita, dan kebahagiaan sejati? Maka benar kata firman ini: “Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan atau minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.” (Roma 14:17)

 

Jangan menjadi serupa dengan dunia, tapi warnailah dunia dengan kekudusan hidup, sebab Anda adalah garam dan terang. Selamat mengalami hidup baru dalam Kristus.

Ikuti Kami