Sudah Siap Berpetualang Bersama Tuhan?

Sudah Siap Berpetualang Bersama Tuhan?

Claudia Jessica Official Writer
      842

Yesaya 40:31

Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 29; Kisah Para Rasul 1; Keluaran 7-8

Istilah “God Adventure” atau “Petualangan Tuhan” terdengar menarik dan mengasyikkan, bukan? Bahkan terasa sedikit misterius. Jika Anda memiliki jiwa petualang, kata-kata itu mungkin membuat Anda ingin menjelajahi apa itu petualangan Tuhan. Mari kita bahas lebih lanjut.

“Petualangan Tuhan” bisa jadi mengikuti tuntunan Tuhan untuk mengambil jalan yang baru. Bisa jadi untuk melakukan pekerjaan baru, melakukan perjalanan misi atau pindah ke kota baru. Mungkin Anda benar-benar akan berkomitmen untuk memimpin pelajaran Alkitab di gereja, atau bahkan Anda akan menjangkau keluarga yang membutuhkan bantuan Anda. Atau bagaimana jika Anda harus berusaha untuk mendamaikan hubungan yang rusak dengan keluarga atau teman?

Tidak semua petualangan Tuhan terasa positif dan menggembirakan. Bahkan terkadang petualangan Tuhan datang secara tak terduga. Bisa saja Anda mengalami keadaan yang mengharuskan Anda merasa kehilangan, perlakukan tidak adil, sakit penyakit, atau hubungan yang rusak.

Ini adalah tempat belantara yang Tuhan gunakan untuk membentuk, menempa, memperbaiki, dan mengukit karakter ke dalam diri kita. Prosesnya sangat menyakitkan, tetapi hasilnya adalah emas murni.

Beberapa teman baik saya, pasangan suami istri, telah melalui masa-masa ini. Diagnosis kanker membawa mereka kepada berbagai pengalaman baru. Mereka harus melakukan pembedahan, terapi, bertemu dokter, spesialis, dan banyak lagi. Rasa sakit, kehilangan, rehabilitasi, ketakutan, dan ketidakpastian.

Siapa juga yang ingin melalui hal itu dengan sukarela?

Izinkan saya memberitahu Anda. “Padang gurun” yang mereka lalui dalam kehidpannya, membuat mereka merasakan kehadiran Tuhan yang menguasai semua keadaan. Kepercayaan pada kebaikan dan kesetiaan Tuhan (Anda akan lebih merasakannya ketika mengalami penderitaan), cinta dan penghargaan, yang lebih dalam satu sama lain sebagai pasangan, ketentraman dan kedamaian sejati di tengah badai.

Mereka tidak dibebaskan dari penderitaan. Mereka dibawa untuk melewatinya. Yesaya 40:31 menguraikan janji Allah kepada mereka yang berjalan melalui pencobaan.

“Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.”

Alkitab dipenuhi dengan kisah-kisah tentang pria dan wanita beriman yang hebat. Hampir semua dari mereka memiliki satu bahkan lebih banyak pengalaman di padang gurun yang Tuhan gunakan untuk mempersiapkan mereka untuk penggunaan yang lebih besar lagi.

Favorit saya adalah kisah Yusuf.

Yusuf dijual sebagai budak oleh saudara-saudaranya, dituduh salah oleh istri majikannya, dijebloskan ke penjara karena sesuatu yang tidak dia lakukan, dan sepertinya dilupakan oleh orang-orang yang telah dia bantu. Semua ini terjadi dalam kurun waktu 13 tahun, Alkitab tidak pernah sekalipun mencatat bahwa Yusuf mengeluh atau mencela Tuhan. Baca sendiri kisah menakjubkan ini di Kejadian 37 sampai 47.

Selama bertahun-tahun di padang gurun, Yusuf belajar kerendahan hati, ketaatan, kesabaran, dan tanggung jawab. Dalam waktu Tuhan yang sempurna, ia menjadi penguasa atas seluruh Mesir, membebaskan orang Mesir dan keluarganya sendiri dari kelaparan di negeri itu.

Bagaimana Anda bisa mengubah hutan belantara Anda menjadi petualangan Tuhan? Sebagai permulaan biarkan tulisan suci ini meresap ke dalam hati dan pikiran Anda – Roma 8:28

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.”

Semua hal termasuk pencobaan dan kesengsaraan Anda.

Serahkan itu semua kepada Tuhan. Anda sedang dimurnikan, dipersiapkan untuk sesuatu. Lihatlah pelajarannya.

Serahkan “hak” Anda, argumen Anda, dan kebingungan Anda kepada-Nya. Tuhan tidak pernah membuat kesalahan.

Beristirahatlah di dalam Dia dan naiklah ke pangkuannya dan biarkan Dia menyegarkan Anda dengan kekuatan-Nya.

Percayalah pada waktu-Nya. Dia mengatur semuanya. Yeremia 29:11 mengatakan ini,

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”

Tetap dekat dengan-Nya dan saksikan hutan belantara Anda menjadi petualangan Tuhan!

 

Dikutip dengan izin dari The God Adventure, oleh Terry Meeuwsen.

Ikuti Kami