BBM Naik, Nama Tuhan Dipermuliakan. Apa Maksudnya?

Finance / 20 September 2022

Kalangan Sendiri

BBM Naik, Nama Tuhan Dipermuliakan. Apa Maksudnya?

Liana M. Tapalahwene Contributor
265

Apa itu BBM? BBM yang kita kenal adalah singkatan dari Bahan Bakar Minyak. Kini BBM menjadi trending topik karena harganya yang naik per September 2022 ini. Namun tahukah sahabat dalam kehidupan anak-anak Tuhan, di masa sesulit apapun selalu ada ucapan syukur. Coba lihatlah rangkaian singkatan berikut:

B = enar

B = enar

M = emuliakan Tuhan

 

N = amanya

A = gung

I = tulah

K = esukaan hatiku

Bukankah singkatan diatas ketika kita ubah menjadi kata positif, maka akan mengandung makna yang memberikan kekuatan bagi jiwa kita. Lihatlah apa kata Amsal 15:1-2 - "Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah. Lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan."

Dari kitab Amsal ini, kita diingatkan mengenai kekuatan dan kuasa pikiran, berkata dan bertindak positif, maka hidup kita akan menjadi hidup yang berkemenangan.

Saudara yang kekasih, ingatlah uang atau harta tidak akan membawa atau tidak akan bisa membeli kebahagiaan. Memang dengan uang kita bisa membeli barang-barang yang kita mau, karena nilainya uang adalah merupakan alat penukar.

Baca juga : 

5 Dampak BBM Naik yang Langsung Dirasakan Masyarakat

Biar Gak Tekor, Ini 8 Tips Irit Pakai BBM Motor dan Mobil

 

Dan memang dengan uang kita bisa membeli kasur empuk untuk bisa dipakai tidur. Namun, apalah artinya kasur empuk bagi orang yang mengalami kesulitan tidur? Lihatlah kutipan berikut ini: Uang bukanlah segalanya, uang bisa membeli kasur tapi bukan kenyamanan tidur, uang bisa membeli jam tapi tidak bisa membeli waktu, uang bisa membeli buku tapi bukan pengetahuan, uang bisa membeli posisi tapi bukan respek, uang bisa membeli obat tapi bukan kesehatan dan uang bisa membeli darah tapi tidak bisa membeli hidup.

Saudara yang terkasih di dalam Tuhan, salah satu aspek dari rasa damai adalah menerima sesuatu yang terjadi dan mengubahnya menjadi pengalaman positif.

Puji Tuhan, hari ini ketika kita bangun pagi dari tidur nyenyak semalam, sudahkah kita mengawalinya dengan senyum ucapan syukur, dan menanamkan nilai-nilai positif dari konsep berpikir kita untuk menjalani hari yang penuh sukacita dan damai sejahtera?

Artikel ini dibuat untuk kalangan sendiri, jika saudara diberkati dengan artikel ini, dan semua isi tulisan dari Jawaban.com maka janganlah lupa untuk berbagi dengan orang lain melalui setiap sarana yang bisa saudara pakai, agar orang lain juga menikmati berkat yang sama dengan saudara. Tuhan Yesus memberkati.

 

Semua karya tulis yang dibuat oleh contributor adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Halaman :
1

Ikuti Kami