Seorang Pengemudi Memberhentikan Mobilnya untuk Menyelamatkan Keluarga dari Truk Terguling

News / 12 September 2022

Kalangan Sendiri

Seorang Pengemudi Memberhentikan Mobilnya untuk Menyelamatkan Keluarga dari Truk Terguling

Claudia Jessica Official Writer
175

Terjadi kecelakaan di Minnesota yang menyebabkan seorang ibu dan kedua anaknya terjebak di dalam truk yang dilaporkan kehilangan kendali dan terbalik di parit.

Beberapa pengemudi yang melihat keluarga itu membutuhkan pertolongan, bergegas untuk menyelamatkan mereka. Salah satunya adalah seorang pemuda berusia 21 tahun, Trent Lachance yang tinggal di Texas. Dalam perjalanan pulang setelah menghadiri pernikahan di Minnesota, Lachance melihat truk yang terbalik di parit, sebagian besar kendaraan itu berada di bawah air.

“Saya menepi dan keluar (dari mobil) dan bergegas kesana untuk melakukan semua yang saya bisa,” katanya seperti yang lansir dari faithwire.com. “Saya mendengar suara ibu-ibu berteriak dan hal itu meningkatkan adrenalin dalam diri saya,” lanjutnya.

Tak hanya Lachance, beberapa pengemudi lain juga berhenti untuk membantu keluarga itu.

“Saya hanya ingin mengeluarkan keluarga ini,” ungkap Lachance ketika ditanya apa yang dipikirkannya saat itu.

 

 

BACA JUGA: Gereja Inggris Sampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Ratu Elizabeth II

 

Lachance memecahkan jendela untuk menarik ibu serta bayi perempuannya keluar dari truk itu. Seorang pengemudi yang mengidentifikasi dirinya sebagai perawat melakukan CPR kepada bayi perempuan tersebut.

Sementara itu, anak laki-laki yang berusia 3 tahun masih terjebak di kursi belakang kendaraan. Lachance mengatakan dia memotong sabuk pengaman tetapi masih tidak bisa membebaskan anak laki-laki itu dari truk.

Pengemudi lain kemudian mengaitkan rantai ke truk dan membalikkannya, membiarkan anak itu keluar dari kendaraan.

“Saya menunggu di sana,” kata Lachance.

“Saya tidak ingin pergi tanpa mengetahui apakah mereka baik-baik saja atau tidak. Saya menunggu dan melihat apakah bayi dan anak laki-laki yang berusia 3 tahun itu masih hidup,” tutur Lachance.

Polisi negara bagian mengatakan bahwa keluarga itu diterbangkan ke rumah sakit. Ibu dan bayi perempuannya menderita luka dan diperkirakan akan pulih sementara anak laki-laki yang berusia 3 tahun itu dalam kondisi kritis setelah aksi penyelamatan.

Mari kita berdoa untuk keluarga ini agar mengalami pemulihan.

 

 

BACA JUGA: Cegah Kekerasan Seksual, Keuskupan Agung Jakarta Berlakukan SOP Ini Bagi Pelayannya

Sumber : faithwire
Halaman :
1

Ikuti Kami