Ortu Bharada E Minta Maaf, Ayah Brigadir J: Setiap Manusia Beragama Wajib Memaafkan

News / 11 August 2022

Kalangan Sendiri

Ortu Bharada E Minta Maaf, Ayah Brigadir J: Setiap Manusia Beragama Wajib Memaafkan

Lori Official Writer
438

Kasus penembakan yang menewaskan Brigadir Novriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas Duren Sawit, Jakarta Selatan pada Jumat, 8 Agustus 2022 terus bergulir. Bharada E atau Bharada Richard Eliezer yang merupakan sesama ajudan yang bertugas mengawal atasannya mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo pun telah ditetapkan sebagai salah satu pelaku penembakan mendiang Brigadir J.

Atas perbuatannya, orang tua Bharada E pun secara terbuka meminta maaf kepada orang tua mendiang Brigadir J. Permintaan maaf ini disampaikan melalui sepucuk surat yang ditulis dan dikirimkan oleh orang tua Bharada E.

“Kami memohon maaf, memohon ampun kepada Tuhan, kami juga meminta maaf kepada keluarga Brigadir J yang ada di Jambi. Dan ibu (Brigadir J) yang sakit kami doakan semoga ibunda cepat sembuh. Mohon keikhlasan bapak dapat memaafkan Bharada E,” demikian disampaikan Roycke Pudihang selaku paman Bharada E.

 

Baca Juga:

Kasih Karunia Membantu Saya Untuk Memaafkan dan Melupakan

Hanya Pengampunan yang Sanggup Memulihkan Luka

 

Pihak keluarga Brigadir J yang diwakili oleh sang ayah, Samuel Hutabarat menyambut permohonan maaf tersebut dengan terbuka dan menyebut jika memaafkan memang sudah kewajiban umat beragama.

“Kita selaku umat manusia dan umat beragama tentu agama apapun pastilah diajarkan untuk saling memaafkan,” ungkap Samuel Hutabarat.

Meski begitu, Samuel menegaskan supaya kasus kematian putranya tersebut bisa diusut hingga tuntas sesuai proses hukum. “Sebagai perwakilan pihak keluarga, iya memaafkan Bharada E. Namun hukum tetap berjalan sesuai yang berlaku di negara ini,” ungkapnya.

Dia juga meminta supaya Bharada E mau mengungkapkan para pelaku secara jujur supaya semua beban hati dan pikiran yang mendesaknya terlepas.

“Saran saya, bisa secara tertulis Bharada E mengutarakan semuanya apa yang sebenarnya terjadi, agar tidak menjadi beban baik di dunia dan akhirat. Selain itu, Bharada E meminta ampun terhadap Tuhan apa yang sudah dilakukannya,” ungkap Samuel.

 

Baca Juga: Memaafkan Tidak Mudah, Tapi Maaf akan Meringankan Langkahmu

 

Sementara orang tua Bharada E mengaku putus asa atas proses hukum yang masih berlangsung terhadap Bharada E.

Memaafkan orang yang membunuh orang yang kita kasihi tentunya tidak akan mudah. Namun seperti yang disampaikan oleh ayah mendiang Brigadir J, sesama umat beragama memang harus saling memaafkan. Sementara proses hukum juga harus tetap berjalan demi mengungkap motif dari dugaan pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J dan para pelaku dijatuhi hukuman yang seadil-adilnya.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami