Jangan Munafik! Ini yang Alkitab Tegaskan Soal Menjadi Orang Kristen Sejati

Kata Alkitab / 19 July 2022

Kalangan Sendiri

Jangan Munafik! Ini yang Alkitab Tegaskan Soal Menjadi Orang Kristen Sejati

Lori Official Writer
1326

Ada banyak orang Kristen yang berharap memperoleh kehidupan kekal, tetapi pada praktiknya tidak hidup sesuai dengan kebenaran. 

Ada banyak orang Kristen yang percaya saja dengan pengajaran tertentu yang disampaikan oleh pengkhotbah. Ada juga diantaranya yang setiap minggu rajin ibadah, mendengar firman, tetapi tidak menghidupi firman tersebut di dalam hidupnya. Ada saja yang berapi-api menyampaikan firman Tuhan kepada orang lain, namun apa yang disampaikan tidak selaras dengan perbuatannya.

Ada banyak orang Kristen yang hanya mengenalan label Kristen, tetapi hidup bertolak belakangan dengan teladan Kristus. Parahnya, ada juga yang ibadah setiap minggu namun di malam harinya pergi ke club, mabuk-mabukan, free sex dan bahkan berlaku tidak adil kepada orang lain.

 

Baca Juga: Kristen Kardus yang Pura-pura Ikut Tuhan

 

Inilah yang disebut dengan Kristen munafik atau Kristen palsu. Dalam artian, orang Kristen yang tidak menunjukkan keasliannya. 

Yesus sendiri menghardik orang-orang semacam ini di dalam Matius 15: 8, “Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.”

Seperti Raja Herodes di dalam Matius 2, Yesus menyebut bahwa para imam dan ahli taurat memang menyembah Tuhan tetapi hati mereka jauh dari Tuhan, niat mereka egois dan motivasi mereka jahat.

Hal ini juga tampak dari cara hidup pemuda kaya yang dituliskan di dalam Markus 10. Dia memang menyembah Tuhan, tetapi mereka hanya mementingkan diri mereka sendiri, mengejar pencapaian mereka sendiri dan hidup melekat kepada apa yang mereka miliki sendiri.

Di Yohanes 3 juga menyinggung sosok yang bernama Nikodemus, seorang farisi dan pemimpin agama Yahudi. Pengetahuannya akan agama begitu luas dan dia memiliki wacana esoteris tentang Tuhan dan Alkitab. Tetapi pengetahuan itu justru membuat Nikodemus sombong, pemahamannya tak lagi berdasarkan kebenaran firman Tuhan dan kehidupan spiritualnya mati karena dia tidak benar-benar mengalami kelahiran baru di dalam Kristus.

Atau seperti Yudas dalam Matius 6, yang tersesat di tengah keinginannya sendiri. Yudas tidak benar-benar percaya kepada Yesus sebagai Juruslamatnya. Karena itulah dia memilih untuk hanya sekadar ikut saja dan bahkan ibadah mereka malah dijadikan sebagai kedok pengkhianatan.

 

Baca Juga: Perhatikan Balok di Matamu, Sebelum Keluarkan Selumbar dari Mata Orang Lain

 

Ciri-ciri Kristen palsu ini nyata kita temukan di dalam Alkitab. Tentu saja hal ini tidak dimaksudkan untuk menghakimi atau menuding perilaku orang tertentu, melainkan sebagai pengingat bahwa kekristenan juga rentan dengan kemunafikan dan ketidakaslian. Akibatnya, mereka tidak akan bisa memberikan seluruh hidupnya untuk melayani Tuhan secara murni. 

Sedihnya, orang Kristen munafik akan bangga dengan status yang kekristenan syang mereka anut di mata gereja, keluarga atau lembaga kekristenan. Sementara hati mereka tidak melekat sepenuhnya kepada Tuhan.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami