Penyakit Ibu Ini Terdeteksi di Baksos Kesehatan OBI Pekanbaru

News / 13 July 2022

Kalangan Sendiri

Penyakit Ibu Ini Terdeteksi di Baksos Kesehatan OBI Pekanbaru

Aprita L Ekanaru Official Writer
1176

Pada Sabtu 25 Juni 2022, Baksos Kesehatan OBI pertama kali diadakan di Desa Sri Meranti, Pekanbaru - Riau. Baksos Kesehatan yang ditangani oleh 3 tenaga medis  dan 10 orang sukarelawan ini berlangsung di gedung GPI Eben Haezer - Rumbai.

Salah satu pasien yang datang hari itu adalah Ibu Yaria (36 tahun). Ibu ini mengetahui adanya kegiatan baksos OBI melalui pengumuman yang diberitakan di gerejanya. Ibu Yaria memiliki gangguan kesehatan yang sudah lama diderita. Bagian sebelah kanan tubuhnya sudah lama sulit digerakkan.

 

BACA JUGA: Kesaksian OBI: Dua Bulan Sakit, Anak Ini Membaik Setelah Berobat & Didoakan Di Baksos OBI

 

Awalnya ia merasakan dan menganggap hal itu hanya penyakit biasa saja, seperti penyakit pada umumnya. Namun belakangan ia semakin kuatir karena bagian kanan tubuhnya bahkan tidak bisa merasakan sesuatu lagi, ia merasa seperti mengalami mati rasa. Demikian juga pada bagian pipi sebelah kanannya juga susah digerakkan. Ia mengalami lumpuh pada bagian sebelah kanan tubuhnya, tanpa ia sadari!

Tahu bahwa hari itu ada pengobatan gratis, Ibu Yaria datang diantar oleh suaminya. Seperti pasien lainnya, di awal pemeriksaan Ibu Yaria harus melakukan pengukuran berat badan dan tensi darah oleh perawat yang bertugas. Dan ternyata tensi darahnya mencapai 160.

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA >>

Setelah itu, ia diperiksa dan konsultasi lebih lanjut oleh dokter yang bertugas, dari hasil pemeriksaan,  Ibu Yaria dinyatakan mengidap hipertensi. Sebagai tahap awal, dokter menyarankan Ibu Yaria untuk banyak beristirahat dan menjaga makanan yang dikonsumsi agar tidak memicu tekanan darah menjadi semakin tinggi. Dokter memberinya obat penurun tensi dan dia boleh pulang untuk rawat jalan.

Ibu Yaria sangat bersyukur dan berterima kasih atas baksos yang diadakan oleh OBI hari itu. Ia berterima kasih karena dilayani dan diperhatikan dengan baik. Kalau hari itu ia tidak datang dan tidak mendapatkan pengobatan yang tepat mungkin saja hal yang lebih buruk sudah terjadi padanya hari ini.

 

BACA JUGA: Kekurangan Air Bersih, Balita Di Deli Serdang Alami Gangguan Pencernaan

 

“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada dokter dan OBI yang melaksanakan kegiatan ini di desa kami. Pemeriksaan kesehatan gratis ini telah menolong saya dan juga telah membantu banyak masyarakat di sini. Tidak hanya itu saja, hari itu saya juga berkesempatan mendapatkan banyak nasehat dan didoakan oleh Bapak Pendeta sebagai konselor,” kata Ibu Yaria.

Hari itu bakti sosial kesehatan OBI berakhir pada pukul 6 sore dan dapat melayani 60 orang dengan rata-rata keluhan penyakit ispa (batuk pilek), myalgia (nyeri kepala, pinggang dan kaki) dan gejala cacingan pada anak.

Sumber : oborberkat.com
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami