Abrasi di Pesisir Pantai Minahasa Selatan Membuat Sejumlah Warga Mengungsi

News / 16 June 2022

Kalangan Sendiri

Abrasi di Pesisir Pantai Minahasa Selatan Membuat Sejumlah Warga Mengungsi

Contasia Christie Official Writer
498

Bencana abrasi terjadi di pesisir Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara pada Rabu, 15 Juni 2022. Bencana ini mengakibatkan setidaknya 15 rumah, jembatan, area parkir, dan penginapan menjadi rusak. Selain itu, sebanyak 66 keluarga yang terdiri dari 266 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Menurut KBBI, abrasi adalah pengikisan batuan oleh air, es, atau angin yang mengandung dan mengangkut hancuran bahan. Abrasi ini terjadi di pesisir pantai Minahasa Selatan, sehingga badan pantai terkikis dan membuat beberapa bangunan ikut hancur. Sampai saat ini, tidak ada korban jiwa.

Baca juga : Usul Cuti Melahirkan Jadi 6 Bulan, Apa Sih Manfaatnya Untuk Karyawan Perempuan?

 

Namun, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Minahasa Selatan, mereka telah mengaktifkan posko tanggap darurat. Dua posko ini diharapkan bisa membantu percepatan penanganan terhadap warga yang mengungsi. Posko tersebut ada di Kantor Kelurahan Lewet dan Kantor Kelurahan Uwuran Dua.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari, terhitung dari Rabu (15/6) kemarin. Sejumlah warga yang masih tinggal di pesisir pantai diimbau untuk tetap waspada karena dikhawatirkan ada bencana abrasi susulan.

Mari kita doakan warga yang terdampak bencana abrasi di Minahasa Selatan ini agar tetap selamat dan memenuhi segala kebutuhan saat mereka sedang mengungsi. Kiranya Tuhan menyertai para warga saat ini sampai bencana ini berakhir.

Sumber : dari berbagai sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami