Sedihnya, 50 Jemaat Gereja Katolik Nigeria Ini Tewas Ditembak Saat Doa Berkat

News / 7 June 2022

Kalangan Sendiri

Sedihnya, 50 Jemaat Gereja Katolik Nigeria Ini Tewas Ditembak Saat Doa Berkat

Lori Official Writer
767

Bagi puluhan jemaat Gereja Katolik St Fransiskus Owo, wilayah barat data Nigeria, momen menerima doa berkat yang khusyuk justru berubah menjadi momen yang mencekam. 

Waktu menunjukkan pukul 11.30 pagi waktu setempat. Tiba-tiba sejumlah orang bersenjata menerobos pintu gereja dan meledakkan bom ke tengah ruang ibadah. Ribuan jemaat yang saat itu tengah khusyuk berdoa benar-benar kaget dengan apa yang sedang terjadi. Mereka bahkan ditembaki tanpa sempat menyelamatkan diri.

Tragedi ini menyebabkan sebanyak 50 jemaat tewas ditembak, banyak diantaranya adalah anak-anak. Darah bercucuran di setiap sudut gereja.

John Nwovu, salah satu anggota tim penyembah gereja berhasil lolos. Dia berhasil bersembunyi di sakristi di tengah tragedi yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut. Sementara adik laki-lakinya terkena tembakan di bagian kaki dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

“Saya menyaksikan semua keluarga, teman, kerabat dimusnahkan, mereka yang saya kenal,” ungkap Nwovu.

 

Baca Juga: Selain India, Kasus Penganiayaan Orang Kristen Terus Meningkat di 3 Negara Ini Loh!

 

Gubernur Owo, Ondo Roimi Akeredolu segera meresponi peristiwa ini. Dia bahkan telah menyampaikan ungkapan bela sungkawa terhadap seluruh korban. 

“Hati kami sedih. Perdamaian dan ketenangan kami telah dirampas oleh musuh-musuh rakyat,” ungkapnya.

Dia berjanji akan segera mengerahkan pihak berwenang untuk memburu para pelaku dan membayar perbuatan keji tersebut.

“Kami akan mengerahkan setiap sumber daya yang ada untuk memburu para penyerang ini dan membayar perbuatannya,” ungkapnya.

Sebagai informasi, serangan ini rupanya terjadi tepat seminggu setelah kepala Gereja Methodist di Nigeria diculik bersama dengan dua pemimpin gereja lainnya. Mereka akhirnya dibebaskan setelah diberikan uang tebusan kepada pelaku.

Dua minggu sebelumnya, dua imam Katolik juga diculik di Katsina, tempat asal Presiden Nigeria Buhari. Namun para korban masih belum dibebaskan oleh para pelaku.

 

Baca Juga: Sedih, Jamuan Makan di Gereja California Ini Berubah Jadi Tragedi Penembakan

 

Dengan serentetan peristiwa ini, pastinya orang Kristen di Nigeria merasa terancam dan dipenuhi rasa takut untuk datang ke gereja. Bagi Nwovu sendiri, kembali ke gereja menjadi tantangan baru setelah peristiwa ini. 

“Saya tidak bisa kembali ke gereja untuk saat ini setelah apa yang saya saksikan. Tetapi saya tidak bisa berhenti menyembah Tuhan,” ungkapnya.

Mari berdoa supaya setiap korban segera pulih baik secara fisik maupun psikis. Kita juga meminta perlindungan dan penjagaan Tuhan atas gereja-gereja di Nigeria.

Sumber : BBC | Aljazeera
Halaman :
1

Ikuti Kami