Fakta Alkitab: Sejarah Alkitab – Perusakan Rumah Ibadah di Zaman Alkitab

Fakta Alkitab / 2 June 2022

Kalangan Sendiri

Fakta Alkitab: Sejarah Alkitab – Perusakan Rumah Ibadah di Zaman Alkitab

Claudia Jessica Official Writer
1683

Dalam 10 tahun terakhir, setidaknya ada sekitar 200 gereja yang mengalami penolakan, dan ada juga yang harus ditutup. Bahkan ada juga gereja-gereja yang akhirnya dibongkar.

Namun ternyata, peristiwa gereja yang rusak dan dihancurkan juga pernah terjadi dan dicatat oleh Alkitab. Seperti apa sejarahnya?

 

Bait Allah sebagai tempat ibadah

Ketika mengembara di padang gurun, orang-orang Israel di jaman Musa beribadah di kemah suci. Namun setelah berada di tanah Kanaan, mereka beribadah di Bait Allah.

Bait Allah atau Bait Suci dalam Alkitab merujuk pada tempat peribadatan bangsa Israel dan orang Yahudi di Yerusalem pada zaman kuno. Karena orang Yahudi dilarang menyebutkan nama Tuhan yang kudus maka istilah bait Allah dalam Alkitab adalah Beit Adonai atau Rumah Allah.

Dalam bahasa Ibrani, tempat ini disebut juga Beit HaMikdasy atau Rumah Suci yang merupakan tempat peribadatan satu-satunya di Yerusalem. Selain berfungsi sebagai tempat beribadah, Bait Allah juga menjadi tempat untuk mempersembahkan korban bakaran. 

 

BACA JUGA: Apa Itu Hari Pentakosta? Ini yang Orang Kristen Perlu Tahu

 

Bait Allah pertama rata dengan tanah

Bait Allah yang pertama didirikan oleh Raja Salomo, dan kemudian dikenal sebagai Bait Salomo. Bait Salomo dibangun pada abad ke-10 SM, dan memerlukan waktu 7 tahun untuk mendirikannya (1 Raja-raja 6:37). Bait Salomo dibangun dengan tujuan untuk menggantikan Kemah Suci yang dibangun Musa.

Bait Salomo diduga kuat merupakan bangunan termahal yang pernah dibangun manusia. Tidak heran bahwa Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS) menulis terdapat 270 ton lebih emas dalam material pembangunan Bait Salomo.

Sayangnya, Bait Salomo yang megah ini harus rata dengan tanah pada tahun 586 SM karena penyerangan Bangsa Babel yang dipimpin Raja Nebukadnezar ke Yerusalem turut menghancurkan Bait Salomo.

Dalam ekspansinya, Nebukadnezar kemudian membawa orang-orang Israel keluar dari Yerusalem, yang dikenal sebagai masa pembuangan. Hanya sedikit orang Israel yang tinggal di Yerusalem, dan dimasa itu penduduk Yerusalem tidak memiliki tempat untuk beribadah.

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA -->

Sumber : jawaban channel
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami