Parents, Lindungi Anak Dari Kekerasan Fisik Dengan Cara Ini

Relationship / 2 June 2022

Kalangan Sendiri

Parents, Lindungi Anak Dari Kekerasan Fisik Dengan Cara Ini

Lori Official Writer
677

Kekerasan fisik merupakan tindakan yang melukai dan menyebabkan trauma terhadap anak. Namun nyatanya ada banyak anak yang menjadi korban kekerasan fisik hingga hari ini.

Kasus terbaru dialami oleh seorang anak berusia 11 tahun asal kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dia disiksa tetangga dengan cara dijambak dan matanya diolesi cabai. Kasus ini sendiri menjadi sorotan publik karena korban adalah anak dari keluarga broken home. 

Tetapi apapun latar belakangnya, tindakan kekerasan fisik tentu saja tidak bisa dibenarkan. Karena itu penting sekali untuk mengedukasi masyarakat tentang risiko kekerasan fisik terhadap anak dan sanksi yang harusnya dijatuhkan kepada para pelaku, termasuk jika pelakunya adalah orang tua sendiri.

 

Lalu bagaimana seharusnya orang tua menyikapi kekerasan fisik terhadap anak jika hal tersebut dilakukan oleh pihak lain? 

Setiap orang tua tentunya punya hati nurani untuk melindungi dan menjamin keselamatan dan keamanan anak. Karena itu penting bagi semua parents untuk mengajarkan anak untuk melindungi diri dari orang dewasa yang berusaha menyakiti mereka. 

 

Ajarkan anak bahwa:

1. Menjaga bagian tubuhnya dengan tidak membiarkan orang lain menyentuh atau memperlakukannya dengan sembarangan, termasuk melukainya seperti dipukul, dijambak, dipertontonkan atau disiksa seperti kasus yang menimpa anak asal kota Bima di atas.

2. Terbuka menyampaikan apa yang dialami ke orang tua atau orang yang bisa dipercaya. Yakinkan anak supaya mereka segera memberitahukan jika ada orang dewasa atau pihak lain yang mencoba untuk melukai mereka secara fisik.

3. Yakinkan anak bahwa mereka tidak perlu takut untuk menyampaikan apa yang mereka alami. Sebaliknya yakinkan bahwa parents akan selalu mendukung dan menjamin keamanan anak.

 

Apa saja bentuk dari tindakan kekerasan pada anak?

Ada beberapa bentuk tindakan kekerasan pada anak, diantaranya:

1. Menyakiti atau melukai tubuh anak. Hal ini bisa dilakukan dengan pukulan keras baik dengan tangan maupun benda seperti ikat pinggang. Tindakan ini bisa menyebabkan bagian tubuh anak memar hingga terluka. 

Atau tindakan yang lebih tragis lagi adalah mengguncang, mendorong, mencekik, mencengkeram, dan menendang anak.

2. Tindakan pelecehan seksual juga bisa dialami anak. Biasanya tindakan ini terjadi ketika seseorang menyentuh bagian tubuh yang vital pada anak. Tindakan ini biasanya dilakukan dengan diam-diam dan disertai dengan ancaman terhadap anak. Karena itu penting bagi orang tua untuk meminta anak segera melaporkan bentuk kekerasan apapun yang dia alami.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Focusonthefamily.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami