Bukan Hanya Diberkati, Bersiaplah Untuk Alami Ini Karena Kristus

Kata Alkitab / 4 May 2022

Kalangan Sendiri

Bukan Hanya Diberkati, Bersiaplah Untuk Alami Ini Karena Kristus

Lori Official Writer
1186

Samson, Yeremia, Paulus, Stefanus, Musa, Yusuf dan Yesus. Menurut Anda apa persamaan dari masing-masing mereka? Mereka sama-sama mengalami penderitaan semasa hidup. 

Samson menderita karena pilihannya yang bodoh. Yeremia menderita karena ketaatannya kepada Tuhan. Paulus menderita karena mengikuti panggilan di dalam Yesus. Stefanus menderita penganiayaan. Musa mengalami penolakan oleh bangsanya sendiri. Yusuf menderita karena dibuang dan Yesus menderita demi keselamatan kita. 

Di dalam kamus, penderitaan diartikan sebagai rasa sakit, kesengsaraan, kesusahan atau kehilangan. Penderitaan adalah hal yang sangat nyata di dunia ini. Jika kita melihat berita, kita membaca tentang penderitaan orang-orang di sekitar kita maupun yang jauh di belahan negara lain. Orang-orang hilang, jatuh sakit, membuat kesalahan dan mengalami kehilangan yang mengubah hidup. 

Kita mengalami penderitaan atas tubuh, pikiran dan hati kita. Kita bertanya-tanya apakah penderitaan ini punya maksud dan tujuan tertentu atau apakah ini hanya sekadar lelucon kejam yang harus dialami oleh orang-orang yang lemah? Saat kita membaca Alkitab, kita menemukan perspektif yang berbeda tentang penderitaan.

 

Baca Juga: Kenapa Penderitaan Harus Dialami Orang Kristen?

 

Apa Kata Alkitab Soal Penderitaan?

“Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.” (Roma 5: 1-5)

“Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan. Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.” (Filipi 3: 8-11)

“Saudara-saudara, janganlah kamu bersungut-sungut dan saling mempersalahkan, supaya kamu jangan dihukum. Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu. Saudara-saudara, turutilah teladan penderitaan dan kesabaran para nabi yang telah berbicara demi nama Tuhan. Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.” (Yakobus 5: 9-11)

 

Baca Juga: Ada Tuhan yang Bekerja di Atas Dari Segala yang Kita Minta dan Pikirkan

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Crosswalk.com
Halaman :
123Tampilkan Semua

Ikuti Kami