Misionaris Timur Tengah Berbagi Kisah Menakjubkan tentang Pekerjaan Tuhan

News / 21 April 2022

Misionaris Timur Tengah Berbagi Kisah Menakjubkan tentang Pekerjaan Tuhan

Claudia Jessica Official Writer
476

Selama musim Ramadhan ini, CBN News menceritakan beberapa kisah luar biasa dari beberapa tahun terakhir tentang bagaimana Yesus Kristus secara ajaib mengungkapkan dirinya kepada umat Islam dalam mimpi dan penglihatan.

Salah satu ceritanya datang seorang misionaris Timur Tengah yang bercerita tentang bagaimana Yesus mengunjungi rumah seorang pria di daerahnya  setiap malam selama satu bulan, dan meminta pria itu untuk menulis apa yang dikatakan oleh pria itu.

Ternyata, Yesus datang dan membagikan seluruh kitab Yohanes dengan pria itu.

Pastor David Platt mewawancarai misionaris itu dalam sebuah acara “Something Needs to Change Simulcast.” Untuk menjaga identitasnya, Platt memberi nama misionaris itu nama samara, “Yazid” yang berarti “Tuhan akan menaikkan.”

Yazid dan istrinya tinggal dan bekerja di Timur Tengah, dimana daerah tersebut melarang orang untuk menyebarkan injil bahkan mereka mengancam nyawa untuk berbicara tentang Injil itu sendiri.

 

BACA JUGA: Lewat ‘We’re In This Together’, Justin Bieber Bagikan Kasih Tuhan yang Ubahkan Hidupnya

 

Pasangan itu menghabiskan hidup mereka untuk membagikan muslim di antara orang Muslim yang belum pernah mendengarnya, dan mereka juga mendirikan gereja. “Tuhan bergerak di Timur Tengah dengan mimpi, visi, dan kunjungan pribadi,” kata Yazid.

Dia melanjutkan, seorang pria berbagi perjumpaan supernaturalnya yang menakjubkan dengan Tuhan:

“Seorang pria yang mengenakan pakaian serba putih mengetuk pintu rumah saya setiap malam, dan saya tidak dapat melihatnya karena wajahnya sangat berkilau dan cerah. Dia masuk ke dalam dan meminta saya untuk menulis apa yang dia katakan. Ketika saya menulis, saya akan tertidur. Kemudian di malam berikutnya, dia akan datang lagi. Dan hal itu terjadi selama satu bulan penuh.”

Yazid meminta catatan yang ditulis oleh pria itu dan bercerita bahwa yang ditulis pria tersebut adalah “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.”

“Dia memiliki seluruh kitab Yohanes di buku catatannya,” ujar Yazid. “Ini luar biasa. Yesus mengunjunginya setiap malam sampai dia menyelesaikan bukunya.”

“Ini adalah hal yang luar biasa. Pria itu benar-benar bertanya kepada kami, ‘Siapa pria yang mengunjungi saya ini?’” lanjut Yazid. “Dan di sini, saya mendapat pelajaran yang sangat berharga: Tuhan akan melakukan bagiannya, tetapi kita tetap harus melakukan bagian kita.”

“Anda telah melakukan apa yang Tuhan perintahkan, jadi puji Tuhan untuk apa yang dia lakukan, apa yang kamu lakukan,” jawab Platt.

Saat ini Yazid dan istrinya tengah membangun 10 gereja, namun untuk melatih murid yang memuridkan membutuhkan waktu dan dana yang cukup besar, yaitu sekitar $25.000.

 

BACA JUGA: Meski Minoritas, Gereja Tertua Bali Ini Hidup Berbaur Dengan Budaya dan Keyakinan Setempat

 

Platt dengan murah hati mengatakan, “Yazid, kami memuji Tuhan atas apa yang Anda lakukan di garis depan Timur Tengah. Dan kami ingin Anda tahu bahwa kalian tidak sendirian. Jadi kami ingin katakan pada Anda malam ini, kami akan memberikan $25.000 untuk membangun 10 gereja di Timur Tengah.”

“Terima kasih. Ini luar biasa. Ini adalah berkat yang luar biasa bagi kami. Terima kasih; terima kasih. Tuhan memberkati kalian semua,” jawab Yazid.

Alkitab mencatat banyak penglihatan tentang Yesus dan para malaikat yang berbicara kepada orang-orang, jadi kita tahu bahwa Tuhan terkadang memilih untuk berbicara kepada orang-orang dengan cara ini.

Dalam Wahyu 1:12-17, Yesus menampakkan diri kepada rasul Yohanes dalam sebuah penglihatan.

Sumber : CBN
Halaman :
1

Ikuti Kami