7 Perkataan Yesus di Kayu Salib Sebelum Kematian-Nya

7 Perkataan Yesus di Kayu Salib Sebelum Kematian-Nya

Claudia Jessica Official Writer
510

Tanpa salib tidak ada keselamatan. Itu sebabnya peristiwa penyaliban sangat penting bagi umat Kristen dan selalu diperingati melalui perjamuan kudus. Saat disalibkan, Yesus mengucapkan beberapa kalimat yang dikenal dengan tujuh Perkataan Salib.

Kalimat apa saja yang Yesus katakan? Dan apa makna dari perkataanNya bagi orang percaya?

 

1. “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” (Lukas 23:34)

Perkataan ini merupakan doa Yesus yang memohon pengampunan bagi mereka yang terlibat dalam penyalibanNya. Mereka yang menyalibkan Yesus tidak menyadari sepenuhnya apa yang mereka lakukan, sebab mereka tidak percaya bahwa Yesus adalah Mesias.

Dalam ketidakpedulian mereka terhadap kebenaran Allah, Yesus tetap meminta pengampunan kepada Bapa atas kejahatan dan dosa mereka.

Saat penyaliban, bersama Yesus ada 2 penjahat disalibkan. Yang seorang menantang Yesus untuk turun dari salib dan menyelamatkan diri jika memang Dia adalah Anak Allah. Penjahat lainnya memohon kepada Yesus untuk mengingatnya ketika Ia datang menjadi raja. Yesus pun memberikan janji ini kepada penjahat yang percaya kepada-Nya itu:

“Sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.”

 

2. “Sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.” (Lukas 23:43)

Inilah janji dan pengharapan dari Yesus bagi semua umat-Nya. Barangsiapa yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa, melainkan mendapat keselamatan kekal.

 

3. “Ibu, inilah, anakmu!”, “Inilah ibumu!” (Yohanes 19:25-26)

Perkataan yang Yesus ucapkan ini ditujukan kepada murid yang dikasihiNya, Yohanes. Sejauh yang dicatat di dalam Alkitab, hanya Yohanes saja lah yang berada di lokasi penyaliban Yesus. Perkataan itu diucapkan agar Yohanes menerima dan menjaga Maria sebagai ibunya.

Hal ini menggambarkan bagaimana cinta dan perhatian Yesus kepada ibunya.

 

4. “Eli, Eli, lama sabakhtani?” (Matius 27:46) dan “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?” (Markus 15:34)

Kedua kalimat itu memiliki arti yang sama yaitu, “Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?”

Perkataan salib keempat ini adalah gambaran teriakan manusia yang terpisah dari Allah karena dosa.

Di sini, Yesus mengungkapkan perasaan-Nya yang terpisah dari Allah Bapa saat dosa dunia ditimpakan pada-Nya. Perkataan ini juga merupakan penggenapan dari nubuatan dalam kitab Mazmur 22:2.

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA -->

Sumber : jawaban channel
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami