3 Hal Penting yang Paulus Sampaikan Soal Kasih Kristus Lewat 1 Yohanes 3: 16

Kata Alkitab / 15 April 2022

3 Hal Penting yang Paulus Sampaikan Soal Kasih Kristus Lewat 1 Yohanes 3: 16

Lori Official Writer
580

Yesus adalah sosok yang mengajarkan kita tentang teladan kasih. Melalui 1 Yohanes 3: 16, kita bisa memahami bahwa tidak ada sosok lain yang memiliki teladan kasih dan kerendah hati seperti yang Ia miliki. 

“Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.”

Melalui ayat ini, kita bisa mempelajari 3 hal penting tentang kasih Yesus yaitu:

1. Kita memahami apa itu kasih

Di bagian pertama dari ayat ini, Yohanes mendefinisikan tentang apa itu kasih. Dia memberi kita jawaban yang pasti tentang apa itu kasih yang sebenarnya. Seolah-olah dia tidak memiliki keraguan tentang gambaran dari kasih itu sendiri.

 

2. Kasih Kristus dibuktikan dari pengorbanan-Nya

Setelah mendefinisikan kasih, Yohanes kemudian menunjukkan wujud dari kasih itu sendiri yaitu dalam bentuk pengorbanan. Dimana Dia rela menyerahkan nyawa-Nya bagi kita. Ini bukan kali pertama dalam Alkitab kita mendengar kebenaran ini. Ayat ini sesuai dengan apa yang Yesus sampaikan sebelumnya dalam Injil Yohanes.

“Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.” (Yohanes 15: 13)

Saat Paulus menulis surat kepada jemaat di Roma, dia juga memakai bahasa yang sama untuk memberi tahu kita tentang bagaimana Tuhan menunjukkan kasih-Nya bagi kita.

“Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.” (Roma 5: 8)

 

Baca Juga: Kasih yang Mampu Menjangkau Orang yang Tidak Pernah Kita Kira

 

Dalam hal ini, kasih selalu mengandung pengorbanan. Sama seperti saat Anda mengasihi seseorang dan menunjukkan kasih itu, di titik tertentu Anda akan menginvestasikan sesuatu untuk itu bukan? Kadang investasi itu bisa diukur dari uang, waktu maupun tenaga. Itu semua bicara tentang kerelaan. 

Jadi kasih membutuhkan pengorbanan akan waktu, tenaga, dan bahkan uang. Tetapi kasih yang Kristus tunjukkan sendiri jauh lebih dari itu, Dia bahkan mengorbankan nyawa-Nya yang tidak bisa dinilai oleh uang dan apapun yang ada di dunia ini.

Yesus menunjukkan kasih-Nya kepada kita dengan mengorbankan nyawa-Nya. Yang menarik dari hal ini adalah karena Yesus rela mati untuk kita meskipun kita tidak memiliki sesuatu yang setara nilainya untuk dipersembahkan bagi Dia. Dia bukan orang jahat yang mau mati demi orang baik. Dia adalah orang yang tidak berdosa yang rela mati demi orang berdosa. Itulah titik poin dari makna kasih-Nya.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

3. Kasih Kristus mengajarkan kita untuk mengasihi orang lain

Yohanes memberi tahu kita tentang apa yang sudah Yesus lakukan bagi kita. Kasih-Nya yang besar harusnya menjadi pendorong bagi kita untuk melakukan hal serupa bagi orang lain.

Apakah berarti kita juga harus rela memberikan nyawa kita bagi orang lain? Tentu saja tidak harus demikian. Tetapi kita harus lebih dulu mengambil langkah radikal untuk mau mati bagi diri kita sendiri, yang artinya kita bukan lagi orang egois yang hanya mementingkan diri kita sendiri.

Bayangkan apa yang akan terjadi jika semua gereja atau umat Tuhan mendahulukan kepentingan orang lain di atas kepentingannya sendiri? Kerajaan Allah mungkin akan nyata hadir di tengah dunia ini.

Satu hal yang bisa kita lakukan untuk mengorbankan hidup kita bagi orang lain adalah membantu orang lain ketika mereka membutuhkan. 

“Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?” (1 Yohanes 3: 17)

Peristiwa pengorbanan Yesus di kayu salib harusnya menjadi pengingat bagi kita setiap hari untuk menjalani kehidupan kekristenan kita dengan benar. Kita membutuhkan kasih Tuhan, kita perlu penyerahan diri total dan mau berkorban demi orang lain. 

 

Baca Juga: 3 Kisah Inspiratif Tentang Mengasihi yang Bisa Anda Baca di Jawaban

 

Tentu saja ini bukan sesuatu yang menyenangkan untuk kita dengar sebagai orang Kristen. Tetapi ‘kasih’ adalah hukum yang terutama yang disampaikan oleh Yesus. Saat kita mengaku mengasihi Yesus, maka kasih yang sama juga harus kita tunjukkan kepada sesame kita. Dengan itulah kasih kita akan dirasakan oleh dunia.

Jika kita bisa mencapai tingkat kekristenan ini, maka kita akan jadi dampak bagi dunia di sekitar kita. Inilah jenis kekristenan yang menarik banyak orang yang belum mengenal Kristus untuk mencari tahu tentang siapa Dia.

 

Apakah Anda mau menjadi saluran kasih Tuhan bagi sesama di sekitar Anda? Mulailah dengan menjadi rekan sekerja kami hari ini dan Anda sudah terlibat untuk membagikan kasih Tuhan.

 

Yuk Bergabung Sekarang

Sumber : Biblestudytools.com
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami