Ingin Pernikahan Anda Menjadi Berkat? Anda Bisa Memulainya Lewat Media Sosial

Marriage / 7 April 2022

Kalangan Sendiri

Ingin Pernikahan Anda Menjadi Berkat? Anda Bisa Memulainya Lewat Media Sosial

Contasia Christie Official Writer
651

Pernahkah Anda berpikir bagaimana media sosial bisa mempengaruhi kehidupan pernikahan seseorang? Mungkin Anda pernah melihat pasangan yang ikut curigaan karena melihat informasi di media sosial yang marak tentang perselingkuhan, curhat tentang masalah pernikahan dalam postingan, dan lainnya. Memang saat kita mencampuradukkan media sosial dan pernikahan, kita akan mendapatkan gambaran negatif. Karena yang namanya pernikahan adalah sebuah privasi yang perlu diselesaikan secara pribadi, bukan publik.

Namun disamping efek negatif yang bisa muncul, ternyata pernikahan kita juga bisa lho jadi berkat buat orang lain lewat media sosial! Saat kita menghormati dan menjalankan kehidupan sesuai dengan nilai-nilai firman Tuhan, maka kita bisa bersaksi bahwa Tuhan yang selama ini membimbing kita. Kita juga bisa bagikan hasilnya. Intinya seperti firman Tuhan dalam Kolose 3:23 - Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Bukan untuk kemuliaan sendiri tapi untuk memuliakan nama Tuhan.

Caranya bisa dengan konten yang…

Baca juga : Mau Pernikahan Anda Lebih Kuat? Baca 20 Ayat Alkitab Ini

 

1. Mengingatkan pasangan lain tentang komitmen pernikahan, yaitu seumur hidup

Biarkan orang melihat cinta dan kasih sayang Anda untuk pasangan Anda dengan berbagi foto dan cerita tentang pernikahan Anda. Kita juga bisa berbagi tentang pentingnya memelihara komunikasi bersama pasangan agar tidak terjadi masalah yang akan merusak komitmen kita.

 

2. Bersikap transparan tentang perjuangan pernikahan Anda

Kesaksian kita pribadi bisa menguatkan pasangan-pasangan yang memiliki pergumulan sama dalam pernikahan. Saat kita mampu menyelesaikannya di dalam Tuhan, maka hal itu juga bisa menjadi penguatan bagi mereka untuk tetap berjuang dan mengandalkan Tuhan. 

Baca selanjutnya ------------------->

Sumber : focusonfamily
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami