Pasangan Cerewet dan Suka Marah-Marah? Coba Ganti Gaya Komunikasimu Seperti Ini

Marriage / 4 April 2022

Kalangan Sendiri

Pasangan Cerewet dan Suka Marah-Marah? Coba Ganti Gaya Komunikasimu Seperti Ini

Contasia Christie Official Writer
909

Pusing banget kalau dirumah ada saja perdebatan dengan pasangan, entah karena hal sepele atau kecurigaan pasangan yang tidak berdasar. Sebagai pasangan, bijaknya ya jangan hanya komentar,”Kok kamu bawel banget sih?” atau “Ih sensian banget.”

Lebih baik kita cari tahu penyebabnya dengan komunikasi yang baik. Kita tidak bisa saling berharap, pasangan harus mengerti kita, karena kita tidak bisa saling baca pikiran kan. Oleh karena itu, bicarakan baik-baik yuk penyebab mereka seperti itu.

Nah momin ada masukan nih untuk para Jawabaners disini ketika menghadapi pasangan yang sedang bawel atau sensi.

Namanya manusia pastinya kan ada salah-salah kata, Yakobus 3: 2 - Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya. Jadi momin kasih saran untuk menghindari kata-kata ini:

1. Menunda terus sampai lupa : “Iya nanti aku kerjain.”

2. Saat ditanya pendapat, malah berkata, “Nggak tahu ah. Terserah kamu aja.”

3. Melontarkan kata negatif dan tidak menghargai, “Rumah nih berantakan banget sih! Seharian emang kamu ngapain aja? “ Padahal sebenarnya tidak pernah membantu pasangan.

4. Terlalu fokus sama gadget tau hal lainnya sampai tidak nyambung saat diajak berbicara, “Hah, kamu tadi ngomong apa sih?”

5. Saat istri khawatir tentang kondisi anak, malah dibilang, “Jangan diambil pusing, itu pikiran kamu aja kali.”

6. Tidak mencari tapi sudah nanya,”Handphone dimana yak? Kunci mobil mana ya?”

 Baca juga : Ini Alasan Kenapa Kamu Membutuhkan Sahabat, Ditengah-tengah Kelelahan Merawat Anak

 

Bijaknya, kita justru lambat berkata-kata dan cepat untuk mendengar, seperti kata firman Tuhan dalam Yakobus 1:19 - Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah. Saat kita lambat berkata-kata, maka ada waktu untuk kita berpikir tentang perkataan yang akan kita lontarkan. Kita juga bisa mengganti kalimat-kalimat yang tadi harus dihindari dengan kata-kata seperti ini:

1. Jika memang harus menunda, katakan tenggatnya, “Iya sayang, nanti aku kerjain ya setelah anak-anak tidur.

2. Saat ditanya pendapat, “Oh sepertinya ini lebih baik daripada yang itu deh. Karena…..”

3. Ganti kata negatif jadi positif,”Terima kasih ya sayang, udah bantuin bersihin rumah. Aku tahu kamu pasti capek banget ya urus anak.”

4. Menghentikan kegiatan apapun saat diajak berbicara oleh pasangan atau anak, biar fokus. “Maaf ya tadi aku nggak fokus. Kenapa sayang?”

5. Saat pasangan sedang khawatir, “Aku tetap dukung kamu kok. Walaupun orang-orang bilang ini itu.”

6. Mencoba mencari dulu baru bertanya, “Aku tadi sudah cari kemana-mana tapi nggak ketemu, bisa tolong cariin nggak?”

 

Nah coba yuk praktekkin sekarang. Semoga komunikasi Anda semakin membaik dan tidak ada lagi ya drama perjutekan, kebawelan, atau nada-nada sinis ya. Semangat terus yaa…

Sumber : dari berbagai sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami