Heboh Istilah Flexing, Ajarkan Hal Ini Agar Anak Tidak Sombong di Media Sosial

Parenting / 21 March 2022

Heboh Istilah Flexing, Ajarkan Hal Ini Agar Anak Tidak Sombong di Media Sosial
Sumber: istockphoto
Contasia Christie Official Writer
6240

Heboh para crazy rich yang akhirnya ditangkap oleh polisi karena ternyata kekayaannya adalah hasil penipuan, membuat kita jadi mengenal istilah baru. Mereka mudah ditemukan oleh para panyidik karena kerap kali melakukan FLEXING. Flexing ini sebenarnya lekat dengan dunia anak-anak kita yang mulai ketergantungan dengan media sosial. Apa arti flexing itu sendiri dan bagaimana cara kita menjaga anak-anak kita agar tidak melakukan tindakan tersebut? Simak pembahasannya di bawah ini…

 

Arti Flexing

Flexing adalah perilaku pamer kekayaan di media sosial. Di Indonesia, istilah ini ada karena munculnya ‘crazy rich’ dan para ‘sultan’ yang umurnya masih tergolong muda. Beberapa perusahaan memanfaatkan orang-orang yang suka flexing untuk strategi pemasaran atau marketing mereka. Tujuan melakukan flexing ada tiga. Kepentingan endorsement, menunjukkan kredibilitas, dan ingin mencari pasangan yang kaya juga.

Sayangnya hal ini disalahgunakan oleh beberapa orang untuk menipu. Akhirnya muncullah penipuan berkedok investasi, review bohong tentang produk supaya orang mau memakainya, mengajak orang untuk bergaya hidup wah walaupun dengan uang pas-pasan, dan masih banyak lagi.  

 Baca juga: Prinsip Mempertahankan Pernikahan yang Harus Kamu Ketahui Sejak Pacaran

 

Flexing = masalah

Membicarakan diri sendiri memang menyenangkan. Tapi flexing sebenarnya sama saja dengan ‘pamer’ atau ‘sombong’. Flexing mempunyai dampak buruk. Alih-alih ingin menunjukkan bahwa mereka ‘fine’ dan mampu, malah yang ada orang kesal dibuatnya, menimbulkan iri hati, kritikan, tuduhan, hujatan, dan lainnya.

 

Cara mengajarkan anak untuk tidak sombong

Firman Tuhan dalam Yesaya 2:17 mengajarkan, “Manusia yang sombong akan ditundukkan dan orang yang angkuh akan direndahkan; hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu.”

BACA SELANJUTNYA -----------------------> 

Sumber : dari berbagai sumber
Halaman :
12Tampilkan Semua

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?