Jangan Lewatkan Apapun yang Tuhan Berikan untuk Kita
Kalangan Sendiri

Jangan Lewatkan Apapun yang Tuhan Berikan untuk Kita

Claudia Jessica Official Writer
      1124

Roma 16:25-27

Bagi Dia, yang berkuasa menguatkan kamu, — menurut Injil yang kumasyhurkan dan pemberitaan tentang Yesus Kristus, sesuai dengan pernyataan rahasia, yang didiamkan berabad-abad lamanya, tetapi yang sekarang telah dinyatakan dan yang menurut perintah Allah yang abadi, telah diberitakan oleh kitab-kitab para nabi kepada segala bangsa untuk membimbing mereka kepada ketaatan iman -- bagi Dia, satu-satunya Allah yang penuh hikmat, oleh Yesus Kristus: segala kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 81; Roma 9; Ulangan 9-10

Paulus menggunakan frase yang menarik dalam pembukaan dan penutupan suratnya kepada orang-orang percaya di Roma. Dia berbicara tentang ketaatan terhadap iman dalam Roma 1:5, kemudian dalam Roma 16:25-26 Dia berkata, “Bagi Dia, yang berkuasa menguatkan kamu, — menurut Injil yang kumasyhurkan dan pemberitaan tentang Yesus Kristus, ... untuk ketaatan iman.”

Bagaimana kita bisa teguh di dalam iman? Itu semua adalah pekerjaan Tuhan. tidak didasarkan pada apa yang kita lakukan atau tidak. Melainkan pada apa yang telah Dia lakukan. Dia mampu menegakkan Anda sehingga Anda tidak akan tergoyahkan maupun tertiup angin doktrin.

Injil yang Paulus beritakan adalah tentang Yesus Kristus dan Dia yang disalibkan, seperti yang tertulis dalam 1 Korintus 2:2. Itu adalah peristiwa tunggal dalam semua sejarah. Dengan menanggung salib, Yesus menegakkan kita. Dialah Yesus, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya (Yudas 1:24).

Hanya dia yang dapat melakukan itu semua. Yesus mengatakan dalam khotbah pertamanya, “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!” (Markus 1:15).

Apakah itu kerajaan Allah? Sederhananya, “Kerajaanmu datang. Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga.”  Inilah yang Yesus ajarkan kepada para pengikut-Nya untuk didoakan dalam Matius 6:10. Kami ingin berdoa agar surga turun ke bumi, itulah kerajaan.

Yesus melanjutkan dengan menyatakan Markus 1:15, “Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”

Kita harus mengubah pikiran kita dan mempercayai Kabar Baik karena iman kita dibenarkan untuk diselamatkan.

Dalam Roma 16: 26-27, Allah memerintahkan agar Injil diberitakan kepada semua bangsa, dan kepada semua orang. Kenapa? Untuk mebumbuhkan ketaatan pada iman. Iman berarti ketika Firman Tuhan mengatakannya, Anda mempercayainya.

Contoh yang baik adalah ketika malaikat memberitahu Maria yang masih perawan:

“Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan,” (Lukas 1: 31-33).

Maria bertanya bagaimana hal ini bisa terjadi karena dia masih perawan. Kemudian malaikat itu menjawab,

“Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil,” (Lukas 1: 35, 37).

Maria tahu betul bahwa jika dirinya hamil dan belum menikah, dia akan menghadapi rasa malu dan penolakan. Bahkan dia bisa dirajam sampai mati. Namun Maria menjawab, “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu,” (Lukas 1: 38).

Itu adalah ketaatan pada iman, Tuhan memberitahu, dan kita percaya. Contoh lain adalah kehidupan Yesus. Lukas 4:21 mencatat bagaimana Dia berdiri di rumah ibadat, membaca gulungan kitab nabi Yesaya, dan mengumumkan.

“Pada hari ini genaplah Kitab Suci ini dalam pendengaranmu.”

Mazmur 40: 8-9 mengatakan, “Dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku; aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku.”

Itu adalah ketaatan pada iman.

Yesus berkata bahwa mereka yang percaya kepada-Nya akan melakukan mujizat yang lebih besar daripada yang Dia lakukan. Dia mengatakan bahwa semua kepenuhan Tuhan akan ada di dalam kita, dan bahwa kuasa yang Tuhan telah berikan kepada-Nya, Dia berikan kepada kita. Ini adalah beberapa janji untuk kita hari ini!

Seperti yang dinyatakan Paulus dalam 2 Korintus 1:20-21:

“Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah. Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi.”

 

 

Hak cipta Gordon Robertson, digunakan dengan izin.

Ikuti Kami