Inilah yang Akan Terjadi Saat Suami Gagal Memimpin dalam Pernikahannya

Marriage / 17 March 2022

Kalangan Sendiri

Inilah yang Akan Terjadi Saat Suami Gagal Memimpin dalam Pernikahannya

Contasia Christie Official Writer
1163

Sering kali, kita mengabaikan fakta bahwa Adam ada di sana pada saat itu dengan kesempatan untuk berdiri, mengikuti perintah Tuhan, dan melindungi istrinya, tetapi sayangnya, dia tetap diam seperti banyak suami hari ini.

Tidak adanya pembelaan dari suami sehingga Hawa akhirnya melanggar perintah Tuhan menyebabkan dosa memasuki dunia dan konsekuensi bencana yang berdampak jauh lebih dari sekadar dua pendosa asal. Jadi, sadarlah bahwa pilihan kita memengaruhi generasi mendatang. Masalah muncul ketika kita mencoba untuk memutarbalikkan rancangan Tuhan dan berpikir bahwa jalan kita lebih baik.

 

Rancangan Tuhan untuk pernikahan

Misalnya kita umpamakan dalam analogi olah raga. Allah seperti pemilik tim — Dia menciptakan kita, mengenal kita dan ingin kita memilih Dia serta rencana-Nya yang baik. Tapia da kehendak bebas untuk tunduk kepada-Nya atau memilih diri kita sendiri.

Sedangkan Yesus adalah manajernya — Dia telah memberi kita contoh dalam pelayanan duniawi dan buku pedomannya (Alkitab) tentang bagaimana mengasihi orang lain dengan rela berkorban. Selanjutnya, kami memiliki staf pelatih — pelatih kepala (suami) dan asisten pelatih (istri).

Bayangkan ada keputusan penting yang harus diambil dan para pelatih menemui jalan buntu, harus ada pemimpin yang mengambil keputusan itu. Orang itu akan menjadi orang yang menanggung konsekuensi dari keputusan tersebut — menang atau kalah.

Baca juga : 7 Kalimat yang Ingin Suami Dengar dari Istri dan Anaknya, Supaya Dia Semangat!

Sama seperti pernikahan. Tidak berarti bahwa suami mengabaikan istri dalam mengambil keputusan. Makanya istri harus cerdas dan cakap — sepadan dengan suami untuk memberi nasihat, dan membantu dalam segala hal ( Amsal 19:14 ; 31:10-31).

Namun, pada akhirnya, suamilah yang akan berdiri di hadapan Tuhan dan menjawab semua hal tentang kepemimpinan keluarganya karena itu adalah peran yang diberikan Tuhan kepadanya.

Sumber : Christianity.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami