Selama Hidup Harus Melayani, Lalu Apakah Mungkin Bisnis dan Pelayanan Bisa Sejalan?

Kata Alkitab / 11 March 2022

Kalangan Sendiri

Selama Hidup Harus Melayani, Lalu Apakah Mungkin Bisnis dan Pelayanan Bisa Sejalan?

Lori Official Writer
9055

Melayani adalah satu mandat agung yang Tuhan ijinkan untuk kita lakukan sepanjang masa hidup kita di dunia. Bukan berarti melayani itu harus jadi pendeta, penetua gereja atau biarawati saja.

Kata ‘pelayanan’ berasal dari bahasa Yunani yaitu ‘diakoneo’ yang artinya melayani. Ada pula dari kata ‘duoleuo’ yang artinya melayani sebagai budak. Secara harafiah, kata melayani ini memang didefinisikan kepada seseorang yang melakukan pelayanan yang hampir sama seperti yang dilakukan Tuhan Yesus.

Alkitab mengurai banyak contoh nyata yang menunjukkan kalau pelayanan itu juga terdiri dari beragam bentuk. Misalnya, semacam pelayanan dua orang sederhana yang dikisahkan dalam Kisah Para Rasul yaitu bagaimana seorang Tabita (Dorkas) memperhatikan orang miskin dan Stefanus yang memperhatikan kebutuhan para janda Helenistik. Keduanya sama sekali tidak memiliki titel yang diakui oleh gereja tapi sebagai orang biasa mereka justru melakukan pelayanannya untuk tujuan yang mulia.

 

Baca Juga: Hati-hati Pakai 4 Alasan Ini Saat Putuskan Berhenti Ambil Bagian di Pelayanan

 

Tokoh reformator gereja Martin Luther pernah  berkata, “Dia Tahu kalau pelayanan kepada Tuhan seharusnya hanya berkaitan dengan altar gereja, bernyanyi, membaca, berkorban, dan sejenisnya tanpa diragukan hanyalah tipuan iblis yang paling buruk.” Pernyataan ini begitu keras menegur kita bahwa kita sepatutnya melepaskan diri dari gagasan bahwa pelayanan itu terbatas hanya di dalam gereja saja.

Lalu jika Anda bertanya apakah bisnis dan pelayanan itu bisa sejalan? Jawabannya ‘Ya’. Bisnis atau usaha yang Anda jalankan juga bisa menjadi cara untuk digunakan menyebarkan injil kepada orang-orang. Melalui restoran, rumah makan, usaha laundry dan sebagainya bisa jadi cara yang efektif bagi Anda untuk melayani orang lain. Atau jika Anda sebagai seorang sales, ucapan dan sikap Anda dalam bertutur bahkan bisa membawa seseorang kepada Tuhan.

Paulus pernah berkata, “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (Kolose 3: 23).

Lewat ayat ini kita diingatkan supaya dalam segala hal yang kita lakukan, entah itu pekerjaan atau usaha maupun bisnis kita, bisa kita pakai sebagai alat untuk menyenangkan hati Tuhan.

Tuhan Yesus sendiri dalam Matius 20: 28 mengatakan jika, “Anak Manusia (Dia sendiri) datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."

Apa yang Yesus lakukan sepanjang pelayanannya? Dia tidak hanya tinggal di rumah-rumah ibadah untuk mengajar tentang kerajaan Tuhan saja. Tapi Dia berkeliling melakukan hal-hal baik dan terus melakukan mujizat-mujizat kesembuhan kepada semua orang yang dikuasai roh jahat (Kisah Para Rasul 10: 38). Dia punya semua jenis karakter manusia yang mau mengikut Dia. Dia mengajar mereka cara berdoa dan cara mengasihi Tuhan sendiri. Dia memberikan makan ribuan orang dan mengajar mereka perkara-perkara yang benar. Salah satu orang yang diajarnya adalah seorang Farisi bernama Nikodemus (Yohanes 3).

 

Baca Juga: Tuhan Mau Kita Membangun Kediaman-Nya, Tidak Ada Kata Tidak Siap!

 

Lebih dari itu, sebelum Dia terangkat ke surga untuk duduk di sebelah kanan Allah, Yesus memerintahkan murid-murid-Nya untuk melakukan kehendak-Nya di bumi selama waktunya masih ada yaitu untuk memuridkan semua bangsa (Matius 28: 18-20). Ini berarti bahwa setiap pengikut Kristus, baik seorang pengusaha, seorang guru, koki, pengantar surat, ataupun pendeta, diberikan mandat untuk menjangkau semua kalangan manusia dengan injil.

Pelayanan jenis inilah yang Tuhan mau dari kita, bahwa kita melayani orang lain tanpa memandang rupa. Karena Dia sudah lebih dulu menyatakan memberi teladan dimana Dia mau terbuka dan bergaul dengan semua orang.

Jadi pertanyaannya adalah apakah usaha atau bisnis yang Anda jalankan sudah Anda pakai untuk memuliakan dan membesarkan nama Tuhan? Mari merenungkan hal ini secara mendalam. 

Sumber : Christiantoday.com
Halaman :
1

Ikuti Kami