Meski Hubungan Polandia-Ukraina Kurang Baik, Gereja Polandia Siap Tampung Warga Ukraina

News / 2 March 2022

Kalangan Sendiri

Meski Hubungan Polandia-Ukraina Kurang Baik, Gereja Polandia Siap Tampung Warga Ukraina

Claudia Jessica Official Writer
554

Saat mendengar tentang invasi Rusia ke Ukraina, seorang pendeta di Polandia, Henryk Skizypkowski dan gerejanya mulai membeli banyak tempat tidur, selimut, dan perlengkapan lainnya untuk menghadapi gelombang masuk pengungsi yang akan datang dari Ukraina,

“Itu adalah langkah demi iman,” kata pendeta itu kepada Faithwire. Saat ini Chelm Baptist Church menampung lebih dari 200 pengungsi yang telah melintasi perbatasan Ukraina ke Polandia.

Gereja Skizypkowski bersama dengan banyak jemaat lain di wilayah tersebut melayani mereka yang melarikan diri dari perang yang sedang berlangsung di Ukraina, yang sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, karena para pria diperintahkan untuk tetap bertahan melawan pasukan Rusia.

“Mereka (jemaat dan pengerja gereja) telah semua bangku, mereka telah mengeluarkan mimbar (dari dalam gereja),” kata Skizypkowski. “Sebenarnya gereja kami memliki tempat tidur bayi terbesar di seluruh gereja, serta menyediakan makanan dan pakaian. Mereka melakukan pekerjaan yang hebat untuk membantu orang-orang yang terluka saat ini,” lanjutnya.

Bantuan dari orang-orang Kristen Polandia sangat penting pada saat ini, pemimpin IMB menjelaskan, karena ada rasa putus asa yang nyata di antara para pendeta dan orang awam Ukraina yang trauma dengan invasi Presiden Rusia Vladimir Putin. Kendati demikian, sebenarnya Skizypkowski percaya bahwa ada tujuan ilahi dibalik kejadian ini.

 

BACA JUGA: 7 Pemimpin Kristen Serukan Doa Terhadap Invasi Rusia ke Ukraina

 

Polandia dan Ukraina memiliki ketegangan sejak akhir Perang Dunia II, sebagian besar ketegangan itu datang dari nasionalis Tentara Pemberontak Ukraina (UPA) pada tahun 1942 yang diperintahkan untuk melakukan pembantaian terhadap orang Polandia di Volhynia.

Meskipun kedua negara telah bersekutu satu sama lain, ketegangan antara warga masing-masing negara masih belum pudar sepenuhnya.

“Saya pikir ini adalah momen bersejarah dan spiritual,” kata Skizypkowski. “Masalah ini ada di hati, di jiwa orang selama bertahun-tahun. Orang-orang memiliki masalah untuk saling memaafkan. Tapi momen ini adalah momen ketika Tuhan menciptakan situasi baru di antara bangsa kita. Ini adalah masa depan yang baru. Sekarang kami memiliki kesatuan, yakni kesatuan spiritual.”

Sekitar 100 gereja atau lebih yang tersebar di seluruh Polandia, banyak dari mereka yang telah membuka rumah dan “hati” mereka bagi para pengungsi Ukraina yang mencari keselamatan.

Salah satu orang yang telah dibantu gereja Skizypkowski adalah André, seorang suami dan ayah dari tujuh anak dalam perjalanan mereka ke Jerman.

Lewat seorang penerjemah, André mengatakan bahwa kota-kota di Ukraina telah hancur ketika banyak keluarga yang berkerumun di tempat perlindungan bom dan ruang bawah tanah. Banyak orang yang berjuang untuk mendapatkan makanan demi bertahan hidup. Dia meminta orang-orang Kristen untuk berdoa bagi banyak keluarga yang seperti dia, mencoba untuk melarikan diri dari Ukraina untuk menemukan keselamatan di negara-negara tetangga.

“Kami berterima kasih kepada orang-orang seperti Henryk, pendeta di sini yang menyediakan makanan dan tempat tinggal bagi orang-orang yang sedang dalam perjalanan ke tempat lain (untuk mengungsi),” katanya. “Berdoalah untuk warga Ukraina yang membutuhkan selama ini. Tolong bantu orang Ukraina.”

 

BACA JUGA: Franklin Graham: Banyak Warga Ukraina Tinggalkan Rumah, Keluarga Ini Butuh Doa Kita

 

André mendesak mereka yang mampu, baik melalui doa atau mampu cara fisik untuk membantu orang-orang Ukraina, merujuk kata-kata Yesus dalam Matius 25:40 “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.”

“Jadi tolong, pada saat dibutuhkan, bantulah yang paling tidak ini,” katanya.

Skizypkowski mengatakan keberhasilan Ukraina mengalahkan Rusia tidak hanya baik untuk Ukraina dan Polandia tetapi juga untuk seluruh Eropa. Karena jika Kyiv jatuh ke rezim Putin, “situasi di Eropa akan sangat sulit selama bertahun-tahun.”

“Jadi kami berdoa untuk Ukraina, kami berdoa untuk persatuan. Dalam perang, kita harus membantu Ukraina,” kata Skizypkowski.

Sumber : faithwire.com
Halaman :
1

Ikuti Kami