Franklin Graham: Banyak Warga Ukraina Tinggalkan Rumah, Keluarga Ini Butuh Doa Kita

News / 26 February 2022

Franklin Graham: Banyak Warga Ukraina Tinggalkan Rumah, Keluarga Ini Butuh Doa Kita

Lori Official Writer
452

Pendeta Franklin Graham menyampaikan simpatinya terhadap warga Ukraina setelah Rusia melakukan serangan sejak Kamis, 24 Februari 2022 pagi. Dia menyampaikan bahwa serangan ini menyebabkan kerugian dan penderitaan terhadap warga sipil Ukraina.

Dengan itu, dia mengajak umat Kristen untuk berdoa bagi Ukraina dan juga perdamaian dua negara tersebut.

“Berdoalah bagi rakyat Ukraina dan agar konflik ini segera berakhir. Ada begitu banyak ketakutan dan ketidakpastian. Banyak warga Ukraina meninggalkan rumah mereka ke negara Barat. Keluarga-keluarga ini membutuhkan doa kita,” ungkapnya.

Sebelumnya, tepat pada 19 Februari 2022 lalu, Graham menyampaikan harapannya supaya perang Rusia dan Ukraina tidak terjadi. Karena itu dia mengajak semua orang berdoa untuk Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Berdoalah untuk Presiden Putin. Permintaan ini mungkin terdengar aneh, dan saya mungkin akan mendapat beberapa komentar kemarahan, tetapi kita perlu berdoa supaya Tuhan bekerja di dalam hatinya sehingga sperang, dan kehilangan atas ribuan nyawa, bisa dihindarkan,” tulis Graham lewat akun Facebooknya.

 

Baca Juga: 3 Hal Penting yang Orang Kristen Perlu Doakan Dari Konflik Rusia dan Ukraina

 

Dia juga berharap supaya Tuhan memberi Putin kebijaksanaan kepada para pemimpin yang berbicara dan bernegosiasi dengan Rusia. 

“Doa kita bisa mendatangkan kehidupan dan kematian,” ungkapnya.

Sementara pendeta senior Greg Laurie dari Harvest Christian Fellowship juga menyampaikan harapan yang sama. Dia berdoa supaya perang Rusia-Ukraina segera berakhir.

“Rusia sudah menyerang Ukraina. Mari kita semua berdoa bagi orang-orang di sana. Berdoa juga bagi pemimpin kita agar mereka membuat keputusan yang bijaksana untuk keadaan kritis ke depan,” ungkapnya.

 

Baca Juga: Ribuan Warga Rusia Ditangkap Karena Tolak Perang Rusia dan Ukraina

 

Sebagaimana diketahui, Ukraina adalah salah satu negara Kristen terbesar di Eropa. Sekitar 78% dari 43 juta warganya adalah anggota Gereja Ortodoks Ukraina, meningkat dari 39% pada tahun 1991. Sekitar 10%-nya adalah Katolik Roma dan 2% Kristen.

“Mari berdoa dengan setia dan tanpa henti supaya gereja di Ukraina berani dan tidak takut untuk bersaksi bagi Kristus,” ungkap penulis Jerusalem Post, Joel. C. Rosenberg. 

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami