Bagaimana Gereja Seharusnya Menanggapi Perang Antar Negara yang Terjadi?

Kata Alkitab / 27 February 2022

Kalangan Sendiri

Bagaimana Gereja Seharusnya Menanggapi Perang Antar Negara yang Terjadi?

Lori Official Writer
916

Perang Suci

Konsep perang suci atau perang atas nama Tuhan, berkembang pada saat gereja menjadi semakin kuat secara politik. Perang Salib sendiri menjadi salah satu diantaranya dan dicetuskan oleh Gereja Katolik Roma pada abad ke-11 dan ke-13. Tujuan perang ini adalah untuk merebut kembali Yerusalem dari kaum Muslim. Perang Salib menyebabkan banyaknya korban jiwa yang jatuh.

Namun saat ini, konsep perang suci sudah ditolak oleh semua gereja. 

Meski begitu, ada saja gereja yang mendukung perang jika hal itu dianggap benar secara standar perang yang adil, sama seperti yang disampaikan Yesus yaitu tindakan untuk membela diri sendiri.

 

Baca Juga: 3 Hal Penting yang Orang Kristen Perlu Doakan Dari Konflik Rusia dan Ukraina

 

Perang yang Adil

Perang yang ada mencakup beberapa syarat yaitu:

- Memiliki alasan yang adil untuk mencetuskan perang. Misalnya melawan invasi atau membela diri. Perang dalam hal ini tidak bertujuan untuk menguasai kekayaan atau suatu negara secara absolut.

- Dinyatakan dan dikendalikan oleh otoritas yang tepat, seperti negara atau pemerintah

- Perang bertujuan untuk kebaikan dan memulihkan perdamaian.

- Perang harus menjadi pilihan terakhir jika semua solusi damai sudah dicoba dan gagal. Misalnya negosiasi.

- Perang hanya diizinkan melawan target yang sah, sementara warga sipil harus dilindungi.

- Kebaikan yang dicapai melalui perang harus lebih besar daripada kejahatan yang menyebabkan perang

Teori perang yang adil ini masih digunakan oleh gereja dan orang-orang Kristen hingga saat ini sebagai panduan saat mencetuskan perang.

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
123Tampilkan Semua

Ikuti Kami